Rekening Dormant Bisa Bikin Nasabah Rugi? Ini Penjelasan Lengkap OJK dan Cara Mengaktifkannya Lagi

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekening Dormant

Rekening Dormant

FINANSIAL- Banyak nasabah masih menganggap rekening dormant sebagai hal sepele. Padahal, rekening yang terlalu lama tidak aktif dapat memicu berbagai kendala, mulai dari transaksi tertolak, layanan mobile banking terganggu, hingga proses aktivasi ulang yang cukup merepotkan.

Fenomena rekening dormant atau rekening tidur semakin sering terjadi karena masyarakat kini memiliki lebih dari satu rekening bank. Sebagian rekening dipakai untuk gaji, investasi, bisnis online, dompet digital, hingga kebutuhan transaksi harian. Akibatnya, banyak rekening terlupakan dan tidak lagi memiliki aktivitas transaksi.

Rektor Perbanas Institute, Hermanto Siregar menjelaskan bahwa rekening dormant merupakan rekening yang tidak memiliki aktivitas transaksi dalam periode tertentu.

Menurut Hermanto, status dormant biasanya muncul setelah rekening tidak menerima transaksi masuk maupun keluar selama minimal tiga bulan. Dalam kondisi tertentu, bank bahkan dapat menganggap rekening sudah tidak digunakan lagi jika tidak aktif selama enam hingga sembilan bulan.

“Dormant itu artinya rekening tidur karena tidak ada aktivitas transaksi,” jelas Hermanto.

Apa Itu Rekening Dormant?

Rekening dormant adalah rekening tabungan yang tidak menunjukkan aktivitas finansial dalam jangka waktu tertentu sesuai kebijakan bank masing-masing. Aktivitas yang dimaksud meliputi:

  • Transfer masuk
  • Transfer keluar
  • Tarik tunai
  • Setor tunai
  • Pembayaran tagihan
  • Transaksi debit
  • Pembelian online
  • Auto debit

Jika seluruh aktivitas tersebut berhenti dalam periode tertentu, sistem bank otomatis mengubah status rekening menjadi dormant atau tidak aktif sementara.

Meski begitu, rekening dormant berbeda dengan rekening tertutup permanen. Dana nasabah biasanya masih tersimpan aman di bank selama saldo memenuhi ketentuan yang berlaku.

Penyebab Rekening Menjadi Dormant

Banyak faktor membuat rekening berubah menjadi dormant. Berikut penyebab yang paling sering terjadi:

1. Nasabah Memiliki Terlalu Banyak Rekening

Saat ini masyarakat sering membuka rekening baru demi promo cashback, kebutuhan investasi, atau syarat aplikasi keuangan digital. Namun setelah beberapa bulan, rekening tersebut tidak lagi digunakan.

Akibatnya, rekening menjadi pasif tanpa disadari.

2. Rekening Hanya Dipakai Sekali

Sebagian rekening hanya dipakai untuk:

  • Penerimaan bantuan
  • Pendaftaran kerja
  • Keperluan bisnis sementara
  • Pencairan dana tertentu

Setelah kebutuhan selesai, rekening langsung ditinggalkan tanpa transaksi lanjutan.

3. Saldo Terus Berkurang karena Biaya Admin

Meski rekening tidak digunakan, beberapa bank tetap memotong biaya administrasi bulanan. Jika saldo semakin kecil dan tidak ada transaksi baru, rekening berpotensi masuk status dormant.

Baca Juga :  Cara Isi Saldo OVO Paling Mudah 2026: Top Up via m-Banking, ATM, Indomaret hingga DANA, Praktis dan Cepat!

4. Nasabah Lupa Memantau Rekening

Banyak nasabah jarang membuka aplikasi mobile banking pada rekening tertentu. Kondisi ini membuat rekening lama tidak terpantau hingga akhirnya berubah menjadi tidak aktif.

Risiko Jika Rekening Dormant Dibiarkan Terlalu Lama

Status dormant sebenarnya bukan hal berbahaya. Namun jika dibiarkan terus-menerus, nasabah dapat menghadapi sejumlah risiko finansial dan administratif.

Transaksi Bisa Ditolak

Saat rekening dormant, beberapa fitur perbankan biasanya berhenti sementara, seperti:

  • Transfer online
  • Tarik tunai ATM
  • Mobile banking
  • Internet banking
  • Pembayaran otomatis

Akibatnya, transaksi mendadak bisa gagal saat rekening dibutuhkan.

Aktivasi Ulang Bisa Merepotkan

Beberapa bank masih meminta nasabah datang langsung ke kantor cabang untuk aktivasi ulang rekening dormant. Nasabah biasanya harus membawa:

  • KTP
  • Buku tabungan
  • Kartu ATM
  • Dokumen tambahan tertentu

Jika rekening berada di kota berbeda, proses ini tentu menjadi lebih rumit.

Potensi Pemotongan Saldo

Sebagian rekening dormant tetap dikenakan biaya administrasi bulanan. Jika saldo kecil, dana bisa terus terpotong hingga habis.

Karena itu, rekening yang tidak digunakan sebaiknya ditutup resmi agar tidak memunculkan biaya tersembunyi.

Rawan Lupa Data Penting

Nasabah yang jarang memakai rekening sering lupa:

  • PIN ATM
  • Password mobile banking
  • Nomor kartu
  • Email terdaftar

Kondisi ini membuat proses pemulihan akun semakin panjang.

Cara Agar Rekening Tidak Menjadi Dormant

Hermanto menegaskan bahwa rekening sebenarnya sangat mudah dijaga agar tetap aktif. Nasabah hanya perlu melakukan transaksi ringan secara berkala.

Berikut beberapa cara paling efektif:

Transfer Nominal Kecil

Nasabah cukup melakukan transfer kecil, misalnya Rp10 ribu setiap beberapa minggu.

Aktivitas sederhana ini sudah cukup membuat rekening tetap aktif di sistem bank.

Gunakan Auto Debit

Pembayaran otomatis seperti:

  • Tagihan listrik
  • Air
  • Internet
  • Langganan digital

dapat membantu rekening tetap memiliki aktivitas rutin.

Tarik Tunai Sesekali

Penarikan uang lewat ATM juga termasuk aktivitas transaksi yang menjaga rekening tetap aktif.

Baca Juga :  Cara Tarik Tunai OVO Cash Tanpa Kartu di ATM BCA dan Indomaret, Mudah dan Cepat!

Gunakan untuk Transaksi Harian

Sesekali gunakan rekening untuk:

  • Belanja online
  • Pembayaran QRIS
  • Transfer e-wallet
  • Top up dompet digital

Dengan begitu, rekening tetap tercatat aktif.

Cara Mengaktifkan Rekening Dormant

Jika rekening sudah berubah menjadi dormant, nasabah tidak perlu panik. Sebagian besar bank kini menyediakan proses aktivasi yang lebih cepat.

Aktivasi Lewat Mobile Banking

Beberapa bank digital dan bank besar telah menyediakan aktivasi online melalui aplikasi mobile banking.

Nasabah biasanya cukup:

  1. Login aplikasi
  2. Verifikasi identitas
  3. Lakukan transaksi kecil
  4. Rekening kembali aktif

Menghubungi Call Center

Bank tertentu memungkinkan aktivasi melalui layanan customer service atau call center resmi.

Namun petugas biasanya tetap melakukan verifikasi data nasabah terlebih dahulu.

Datang ke Kantor Cabang

Jika aktivasi online gagal, nasabah perlu datang langsung ke cabang bank dengan membawa:

  • KTP asli
  • Buku tabungan
  • Kartu ATM

Petugas kemudian membantu proses reaktivasi rekening.

Apakah Rekening Dormant Tetap Aman?

Hermanto memastikan rekening dormant tetap memperoleh perlindungan keamanan yang sama dengan rekening aktif.

Menurutnya, standar keamanan seluruh bank telah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan sehingga tidak boleh ada perbedaan sistem perlindungan antarbank.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya peran nasabah dalam menjaga keamanan rekening pribadi.

Nasabah perlu rutin:

  • Mengecek mutasi rekening
  • Memantau transaksi mencurigakan
  • Mengganti PIN secara berkala
  • Menghindari membagikan OTP
  • Mengaktifkan notifikasi transaksi

Langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan rekening.

Baca Juga :  Daftar Pinjol Legal OJK 2026 Resmi Terbaru, Bunga Rendah dan Cepat Cair Jadi Buruan Masyarakat

OJK Terus Awasi Sistem Keamanan Bank

Selain mengawasi teknologi keamanan, OJK juga memperhatikan kualitas sumber daya manusia di industri perbankan.

Hermanto menyebut pimpinan dan direksi bank wajib memiliki kemampuan manajemen risiko serta sertifikasi tertentu agar sistem pengawasan berjalan optimal.

Pengawasan tersebut bertujuan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan nasional yang terus berkembang pesat, terutama di era bank digital dan transaksi online.

Jangan Sembarangan Membuka Banyak Rekening

Hermanto juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu banyak membuka rekening jika tidak mampu mengelolanya dengan baik.

Menurutnya, memiliki terlalu banyak rekening justru meningkatkan risiko:

  • Lupa transaksi
  • Saldo terpotong biaya admin
  • Rekening dormant
  • Kebocoran data
  • Penyalahgunaan rekening

Karena itu, masyarakat sebaiknya hanya menggunakan rekening sesuai kebutuhan utama.

Jika ada rekening yang sudah tidak dipakai, penutupan resmi di bank menjadi pilihan paling aman dibanding membiarkannya tidak aktif terlalu lama.

Kesimpulan

Rekening dormant memang bukan kondisi berbahaya, tetapi dapat menimbulkan berbagai masalah jika dibiarkan terlalu lama. Mulai dari transaksi gagal, biaya administrasi tersembunyi, hingga proses aktivasi ulang yang merepotkan.

Nasabah sebenarnya bisa mencegah rekening menjadi dormant dengan langkah sederhana seperti transfer kecil, tarik tunai, atau menggunakan auto debit secara berkala.

Di tengah meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital, pengelolaan rekening secara aktif menjadi hal penting agar keamanan dan kenyamanan transaksi tetap terjaga.(*)

Follow WhatsApp Channel qixiobuzz.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 Pengeluaran Hantu yang Diam-Diam Bikin Rekening Cepat Kering, Nomor 4 Paling Sering Terjadi
7 Pinjol Legal untuk Mahasiswa 2026, Cair Cepat dan Bisa Bayar Kuliah Tanpa Ribet
Cara Transfer GoPay ke OVO Paling Mudah dan Resmi 2026, Praktis Tanpa Ribet
Daftar Orang Terkaya Indonesia 2026 Berubah Drastis! Efek MSCI Bikin Harta Konglomerat RI Ambruk Rp357 Triliun
Pinjol Resmi Tanpa BI Checking 2026, Ini Daftar Aplikasi Legal yang Masih Bisa Cair
Cara Upgrade GoPay Plus 2026, Syarat, Keuntungan, dan Panduan Lengkap agar Verifikasi Cepat Berhasil
12 Kartu Kredit Terbaik di Indonesia 2026, Cashback Besar, Miles Cepat, dan Promo Belanja Paling Cuan
Pinjol Cair ke DANA Resmi OJK 2026, Solusi Dana Cepat Tanpa Rekening Bank
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:32 WIB

7 Pinjol Legal untuk Mahasiswa 2026, Cair Cepat dan Bisa Bayar Kuliah Tanpa Ribet

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:31 WIB

Cara Transfer GoPay ke OVO Paling Mudah dan Resmi 2026, Praktis Tanpa Ribet

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:34 WIB

Daftar Orang Terkaya Indonesia 2026 Berubah Drastis! Efek MSCI Bikin Harta Konglomerat RI Ambruk Rp357 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:32 WIB

Rekening Dormant Bisa Bikin Nasabah Rugi? Ini Penjelasan Lengkap OJK dan Cara Mengaktifkannya Lagi

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pinjol Resmi Tanpa BI Checking 2026, Ini Daftar Aplikasi Legal yang Masih Bisa Cair

Berita Terbaru