FINANSIAL- Penggunaan dompet digital semakin meningkat pada 2026. Salah satu layanan yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia adalah OVO. Aplikasi ini memudahkan transaksi harian, mulai dari pembayaran belanja, transfer uang, top up saldo, hingga tarik tunai.
Namun, banyak pengguna masih belum memahami rincian biaya admin OVO terbaru. Akibatnya, saldo sering terpotong tanpa disadari saat melakukan transfer ke bank atau isi ulang saldo melalui ATM dan mobile banking.
Karena itu, memahami biaya admin OVO terbaru 2026 menjadi hal penting agar pengguna bisa mengatur transaksi dengan lebih hemat dan efisien. Setiap jenis layanan memiliki tarif berbeda, tergantung metode yang digunakan.
Berikut ulasan lengkap mengenai biaya transfer OVO, biaya top up saldo, hingga biaya tarik tunai terbaru yang wajib Anda ketahui.
1. Biaya Transfer Saldo OVO Terbaru
Transfer saldo menjadi salah satu fitur paling sering digunakan oleh pengguna OVO. Baik transfer ke sesama pengguna maupun ke rekening bank, masing-masing memiliki kebijakan biaya yang berbeda.
Transfer Sesama OVO
Pengguna yang sudah melakukan upgrade ke akun OVO Premier dapat menikmati transfer saldo ke sesama pengguna OVO tanpa biaya admin alias gratis.
Kebijakan ini menjadi salah satu alasan banyak pengguna memilih upgrade akun karena transaksi antar pengguna menjadi lebih praktis dan hemat.
Namun, pengguna akun reguler biasanya memiliki batasan fitur sehingga perlu melakukan verifikasi identitas terlebih dahulu untuk menikmati layanan penuh.
Transfer ke Rekening Bank
Untuk transfer dari OVO ke rekening bank seperti BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga, OVO mengenakan biaya admin sebesar Rp2.500 per transaksi.
Karena itu, pengguna yang rutin melakukan transfer ke rekening bank perlu memperhitungkan biaya ini agar tidak mengganggu perencanaan keuangan harian.
Transfer ke E-Wallet Lain
Banyak pengguna juga melakukan transfer dari OVO ke dompet digital lain seperti DANA, GoPay, atau ShopeePay.
Karena sistem ini berjalan melalui mekanisme transfer bank, biaya admin yang berlaku tetap sebesar Rp2.500 per transaksi.
Artinya, meskipun tujuan transfer adalah sesama e-wallet, pengguna tetap perlu memperhatikan tarif tambahan tersebut.
2. Biaya Top Up OVO Terbaru 2026
Selain transfer saldo, top up atau isi ulang saldo OVO juga menjadi aktivitas yang paling sering dilakukan pengguna setiap hari.
Biaya top up OVO berbeda-beda tergantung metode pengisian yang dipilih. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui mana metode paling hemat.
Mobile Banking, Internet Banking, dan ATM
Untuk top up melalui layanan perbankan seperti BCA, Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga, dan bank lainnya, biaya admin yang berlaku rata-rata sebesar Rp1.000 per transaksi.
Biaya ini langsung memotong nominal saldo yang masuk ke akun OVO Cash.
Sebagai contoh, jika Anda melakukan top up Rp100.000, maka saldo yang masuk bisa menjadi Rp99.000 setelah potongan biaya admin.
Metode ini tetap menjadi pilihan favorit karena prosesnya cepat dan tersedia selama 24 jam.
Top Up Melalui Merchant Retail
Pengguna juga bisa mengisi saldo OVO melalui merchant retail seperti Alfamart, Indomaret, dan Lawson.
Untuk metode ini, biaya admin yang berlaku sebesar Rp1.500 per transaksi.
Meskipun sedikit lebih tinggi dibandingkan transfer bank, metode retail tetap menjadi solusi bagi pengguna yang tidak memiliki akses mobile banking.
Selain itu, prosesnya juga mudah karena cukup menunjukkan nomor ponsel yang terdaftar pada akun OVO.
Top Up di OVO Booth
OVO juga menyediakan layanan isi ulang saldo melalui OVO Booth yang tersedia di beberapa pusat perbelanjaan.
Biaya admin top up melalui OVO Booth sebesar Rp1.000 per transaksi.
Metode ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan bantuan langsung dari petugas untuk proses transaksi.
Top Up Melalui Grab Driver
Kabar baiknya, pengguna masih bisa melakukan top up saldo melalui mitra Grab Driver tanpa biaya admin alias gratis.
Fitur ini cukup membantu, terutama bagi pengguna aktif layanan Grab yang ingin menambah saldo secara cepat tanpa potongan tambahan.
Karena gratis, metode ini sering menjadi pilihan paling hemat untuk isi ulang saldo harian.
3. Biaya Tarik Tunai OVO
Selain transfer dan top up, OVO juga menyediakan layanan pencairan saldo atau tarik tunai.
Fitur ini sangat berguna ketika pengguna membutuhkan uang tunai secara mendadak tanpa harus melalui transfer ke rekening pribadi terlebih dahulu.
Biaya admin tarik tunai OVO saat ini sebesar Rp5.000 per transaksi.
Tarif tersebut berlaku untuk pencairan melalui ATM maupun mitra layanan yang bekerja sama dengan OVO.
Karena nominalnya cukup besar dibandingkan layanan lain, pengguna sebaiknya memanfaatkan fitur ini hanya saat benar-benar diperlukan.
4. Biaya Upgrade dan Manajemen Akun
Banyak pengguna juga bertanya apakah OVO mengenakan biaya bulanan seperti layanan perbankan konvensional.
Jawabannya adalah tidak.
Pembuatan Akun Baru
OVO tidak memungut biaya saat pengguna membuat akun baru.
Proses registrasi bisa dilakukan langsung melalui aplikasi dengan nomor ponsel aktif.
Upgrade ke OVO Premier
Upgrade ke OVO Premier juga gratis tanpa biaya tambahan.
Pengguna hanya perlu melakukan verifikasi identitas menggunakan KTP untuk membuka fitur transfer penuh dan batas saldo lebih besar.
Biaya Admin Bulanan
OVO tidak menerapkan biaya admin bulanan untuk menjaga akun tetap aktif.
Artinya, pengguna tidak perlu khwatir saldo berkurang setiap bulan hanya karena biaya pemeliharaan akun.
Hal ini menjadi nilai tambah besar bagi pengguna dompet digital.
Cara Menghemat Biaya Admin OVO
Agar transaksi semakin efisien, pengguna bisa menerapkan beberapa strategi sederhana berikut:
Gunakan Transfer Sesama OVO
Jika memungkinkan, lakukan transfer antar pengguna OVO agar bebas biaya admin.
Manfaatkan Top Up Gratis dari Grab Driver
Metode ini menjadi salah satu cara terbaik untuk menghindari potongan saldo saat isi ulang.
Upgrade ke OVO Premier
Dengan akun Premier, pengguna mendapatkan akses fitur lebih lengkap dan transfer lebih fleksibel.
Hindari Tarik Tunai Jika Tidak Mendesak
Tarik tunai memiliki biaya admin paling tinggi. Karena itu, lebih baik gunakan transfer bank jika memungkinkan.
Kesimpulan
Biaya admin OVO terbaru 2026 memang bervariasi tergantung jenis transaksi yang dilakukan. Transfer sesama OVO gratis, transfer ke bank dikenakan Rp2.500, top up saldo berkisar Rp1.000 hingga Rp1.500, sedangkan tarik tunai mencapai Rp5.000 per transaksi.
Memahami detail biaya ini sangat penting agar pengguna dapat mengatur transaksi secara lebih cerdas dan hemat.
Jangan sampai saldo terpotong diam-diam hanya karena kurang memahami tarif layanan yang berlaku.
Sebelum melakukan transaksi, selalu cek metode pembayaran terbaik agar biaya admin tetap rendah dan penggunaan dompet digital semakin efisien.(*)









