Qixiobuzz.com – INDONESIA. Pernah kepikiran gak? Air laut itu kan satu hamparan, nyambung dari Sabang sampai Jepang, dari Indonesia sampai Amerika. Tidak ada pagar, tidak ada tembok. Tapi kenapa ikan di Indonesia beda dengan ikan di Norwegia? Kenapa di Jepang ada ikan yang tidak ada di Jakarta?
Jawabannya: Ikan di setiap negara itu BEDA JENIS, meski lautnya nyambung. Dan ini penjelasan ilmiahnya.
Laut Nyambung, Tapi Suhu dan Iklim Beda
Ini faktor utama. Ikan itu sangat sensitif suhu.
Indonesia (Tropis): Suhu air 28-30°C. Isinya ikan tropis: Tuna, Cakalang, Kerapu, Baronang, Kakap Merah.
– Jepang / Norwegia (Subtropis – Kutub): Suhu air 5-15°C. Isinya ikan air dingin: Salmon, Cod, Herring, Mackerel Atlantik. Ikan ini akan mati kalau dibawa ke laut Makassar yang hangat.
– Jadi meski airnya nyambung, ikan tropis tidak akan berenang ke kutub karena kedinginan, sebaliknya.
Makanan dan Terumbu Karang Beda
Indonesia adalah pusat segitiga terumbu karang dunia (Coral Triangle). 75% terumbu karang dunia ada di sini. Makanya ikan karang kita paling kaya: 3.000 lebih jenis ikan karang.
Negara yang tidak punya terumbu karang, seperti di laut dalam Atlantik, ikannya beda. Mereka hidup di pasir atau lumpur dalam, bukan di karang.
Kedalaman dan Arus Laut Jadi Pagar Gaib
Di laut ada “pagar gaib” namanya arus laut, perbedaan salinitas (kadar garam), dan palung dalam.
Contoh paling jelas: Garis Wallace. Laut antara Bali dan Lombok itu nyambung, jaraknya cuma 30 km. Tapi jenis ikan dan hewan di Bali (Asia) beda jauh dengan di Lombok (Australia). Karena ada palung dalam yang memisahkan, ikan tidak bisa nyeberang.
Begitu juga ikan laut dalam yang hidup di kedalaman 1000 meter, tidak akan naik ke pesisir Wani yang dangkal.
Jadi Ada Ikan yang Sama?
Ada, tapi itu ikan perantau atau migrasi.
– Ikan Tuna Sirip Biru: Berenang dari Indonesia sampai Amerika, muterin samudera.
– Ikan Salmon: Lahir di sungai, besar di laut, balik lagi.
– Hiu Paus: Keliling dunia.
Tapi jumlahnya sedikit. 90% ikan itu setia di wilayahnya sendiri, yang disebut *ikan endemik.
> Kesimpulan:
> Laut memang satu hamparan dan nyambung, tapi seperti daratan, laut juga punya “iklim, gurun, hutan, dan pegunungan” nya sendiri di dalam air. Itulah yang bikin ikan tiap negara beda-beda.
Justru karena beda inilah, Indonesia disebut Gudang Ikan Dunia. Ikan di Padang, tidak akan ditemukan di Norwegia.(MM#).










