Tanda-Tanda Transmisi Mobil Matik Harus Overhaul

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Transmisi Mobil Matik Harus Overhaul

Transmisi Mobil Matik Harus Overhaul

OTOMOTIF,JS- Membeli mobil matik bekas memang praktis dan nyaman untuk penggunaan harian. Namun, calon pembeli wajib ekstra teliti karena kerusakan transmisi otomatis bisa menguras biaya perbaikan hingga belasan juta rupiah.

Salah satu komponen paling mahal pada mobil matik adalah girboks atau transmisi otomatis. Jika kondisinya sudah parah dan membutuhkan overhaul, biaya servis bisa membuat kantong jebol. Karena itu, penting memahami tanda-tanda transmisi mobil matik bekas bermasalah sebelum memutuskan membeli unit incarannya.

Cek Transmisi Saat Mesin Masih Dingin

Pengecekan transmisi matik sebaiknya dilakukan ketika mesin pertama kali dinyalakan atau masih dalam kondisi dingin. Pada kondisi ini, oli mesin dan oli transmisi biasanya belum bersirkulasi sempurna sehingga gejala kerusakan lebih mudah terdeteksi.

Dealer mobil bekas menyarankan pembeli mencoba memindahkan tuas transmisi dari posisi P ke D atau ke R sesaat setelah mesin hidup.

Pada mobil matik normal, perpindahan gigi biasanya terasa halus tanpa hentakan keras maupun suara aneh.

Bunyi “Jedug” Jadi Pertanda Awal Kerusakan

Salah satu tanda paling umum transmisi matik bermasalah adalah muncul bunyi “jedug” ketika tuas transmisi dipindahkan.

Gejala ini sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem girboks otomatis.

Jika bunyi jedug hanya muncul saat mesin dingin lalu hilang setelah mobil digunakan beberapa menit, kemungkinan masalah masih tergolong ringan. Penyebabnya bisa berasal dari body valve transmisi yang kotor atau sirkulasi oli transmisi yang belum optimal.

Namun kondisi berbeda jika bunyi jedug terdengar terus-menerus.

Waspada Jika Hentakan Terjadi di Setiap Perpindahan Gigi

Calon pembeli wajib curiga apabila hentakan keras muncul setiap perpindahan gigi, baik dari P ke D, D ke R, maupun saat transmisi berpindah rasio ketika mobil berjalan.

Gejala tersebut biasanya menjadi tanda bahwa komponen internal transmisi sudah aus dan membutuhkan overhaul total.

Selain bunyi jedug, berikut tanda lain transmisi mobil matik bekas mulai rusak:

  • Perpindahan gigi terasa kasar
  • Mobil terlambat jalan saat pedal gas diinjak
  • RPM mesin tinggi tetapi mobil tidak melaju normal
  • Muncul getaran saat akselerasi
  • Oli transmisi berbau gosong
  • Lampu indikator transmisi menyala
  • Mobil terasa selip saat pindah gigi

Jika beberapa gejala tersebut muncul bersamaan, risiko kerusakan transmisi biasanya sudah cukup serius.

Baca Juga :  Mobil Listrik Terbaik 2026 di Indonesia: Harga, Jarak Tempuh, dan EV Paling Worth It untuk Keluarga hingga Anak Muda

Biaya Overhaul Transmisi Bisa Belasan Juta Rupiah

Perbaikan transmisi otomatis tidak murah karena mekanik harus membongkar girboks secara menyeluruh untuk mengetahui sumber kerusakan.

Untuk mobil Jepang populer, biaya overhaul transmisi matik umumnya mulai dari Rp8 juta hingga lebih dari Rp20 juta.

Sementara untuk mobil premium atau Eropa, biaya servis transmisi otomatis bisa jauh lebih mahal.

Karena itu, membeli mobil matik bekas tanpa pengecekan detail sangat berisiko menimbulkan pengeluaran besar di kemudian hari.

Tips Aman Membeli Mobil Matik Bekas

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips sebelum membeli mobil matik seken:

  1. Selalu lakukan test drive
  2. Cek perpindahan gigi saat mesin dingin
  3. Perhatikan warna dan aroma oli transmisi
  4. Hindari mobil dengan hentakan keras
  5. Dengarkan bunyi aneh dari area girboks
  6. Periksa riwayat servis berkala
  7. Gunakan jasa inspeksi mobil bekas bila perlu

Lebih baik mengeluarkan biaya inspeksi di awal dibanding harus menanggung biaya overhaul transmisi yang sangat mahal.

Kesimpulan

Transmisi otomatis menjadi komponen vital sekaligus paling mahal pada mobil matik bekas. Bunyi jedug saat perpindahan gigi, hentakan kasar, hingga gejala selip wajib diwaspadai karena bisa menjadi tanda transmisi harus overhaul.

Jika menemukan gejala tersebut saat inspeksi mobil bekas, sebaiknya pertimbangkan ulang pembelian dan cari unit lain dengan kondisi transmisi lebih sehat.(*)

Berita Terkait

Sejarah Otomotif : Yamaha,Suzuki,Honda Masuk ke Indonesia
Kendaraan yang Bahan Bakarnya dari Air: Mitos, Fakta, dan Teknologi Masa Depan
Presiden Prabowo Resmikan 20.000 Unit MOLINAS, Perkuat Industri Motor Listrik Nasional
Veda Ega Pratama Tempati Posisi Kedua Klasemen Rookie Moto3 2026
Dari Jerman ke Keraton: Kisah Mobil Pertama di Indonesia Tahun 1894
Benarkah Pertamax Lebih Irit dari Pertalite? Ahli Bongkar Rahasia Penghematan BBM yang Jarang Diketahui Pengemudi
Jangan Tunggu Putus! Kampas Ganda Motor Matic Aus Bisa Bikin CVT Rusak Total
Bahaya Memanaskan Mobil Matik Lebih dari 5 Menit, Banyak Pengemudi Masih Salah Kaprah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Sejarah Otomotif : Yamaha,Suzuki,Honda Masuk ke Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kendaraan yang Bahan Bakarnya dari Air: Mitos, Fakta, dan Teknologi Masa Depan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 20.000 Unit MOLINAS, Perkuat Industri Motor Listrik Nasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Veda Ega Pratama Tempati Posisi Kedua Klasemen Rookie Moto3 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Dari Jerman ke Keraton: Kisah Mobil Pertama di Indonesia Tahun 1894

Berita Terbaru

PULAU-PULAU INDONESIA: DULUNYA  APAKAH SATU DARATAN( Zona Priangan )

Sejarah

PULAU-PULAU INDONESIA: DULUNYA APAKAH SATU DARATAN?

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:42 WIB

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA(Foto:SINDO News)

Agama

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA

Sabtu, 26 Sep 2026 - 15:09 WIB