Gema Gendang dan Kulintang Tak Boleh Mati

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gema Gendang dan Kulintang Tak Boleh Mati
(Foto: indotimes)

Gema Gendang dan Kulintang Tak Boleh Mati (Foto: indotimes)

Qixiobuzz.com – Kekhawatiran punahnya musik tradisional Jambi seperti Sekintang Dayo, Kelintang kayu, Gambus Jambi, Gandang, dan Serunai mendorong komunitas budaya menggelar gerakan budaya menggelar gerakan pelestarian bertajuk” Rimpu Budaya “ Senin 8/7/2026 di Taman Budaya Jambi.

Ketua komunitas Rimba Nada Haris “mengatakan regenerasi pemain musik tradisi sangat kritis “ yang bisa main Kelintang kayu tinggal 7 orang di Jambi, usianya di atas 60 tahun, kalau tidak di ajarkan sekarang, 10 tahun lagi tinggal cerita “

Baca Juga :  Temenggung Yusup Suku Anak Dalam dan Yayasan Raden Hamzah Wujudkan “1 Temenggung 1 Desa Adat”

Lagu-lagu Sekintang Dayo dan Betauh di rekam ulang dengan kualitas studio, Notasi di tulis dan di unggah ke You tube  “ Warisan Jambi” agar bisa di pelajari siapa saja.Musik tradisional di kolaborasi dengan EDM dan Band Indie di acara Jambi Youth Frest 2026 “ Biar anak muda tahu, Kulintang bisa keren kalau di-mix DJ.

Baca Juga :  Candi Muaro Jambi, Kompleks Percandian Terluas di asia Tenggara Jadi Magnet Wisata Dunia

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi Ujang hariadi menyebut Pemprov sudah mendata 12 jenis musik tradisional Jambi yang terancampunah.di tambahkan “ Warga bisa datang ke pertunjukan rutin” Sabtu dan Minggu tiap pekan di Taman Budaya jambi pukul 19.30.WIB. Gratis untuk umum.

Berita Terkait

Raden Hamzah Darah Bangsawan Pijoan, Pejuang Negeri Jambi
Candi Muaro Jambi, Kompleks Percandian Terluas di asia Tenggara Jadi Magnet Wisata Dunia
Temenggung Yusup Suku Anak Dalam dan Yayasan Raden Hamzah Wujudkan “1 Temenggung 1 Desa Adat”
Keragaman Indonesia
HIDUP DI PELUKAN RIMBA
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:33 WIB

Raden Hamzah Darah Bangsawan Pijoan, Pejuang Negeri Jambi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Candi Muaro Jambi, Kompleks Percandian Terluas di asia Tenggara Jadi Magnet Wisata Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:53 WIB

Temenggung Yusup Suku Anak Dalam dan Yayasan Raden Hamzah Wujudkan “1 Temenggung 1 Desa Adat”

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:00 WIB

Keragaman Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00 WIB

HIDUP DI PELUKAN RIMBA

Berita Terbaru

Kemenag Jambi : Produk Halal Kunci UMKM Naik Kelas(foto:diskuk.jabarprov)

Daerah

Kemenag Jambi : Produk Halal Kunci UMKM Naik Kelas

Senin, 27 Jul 2026 - 17:05 WIB

Ilustrasi - Raden Hamzah Darah Bangsawan Pijoan, Pejuang negeri Jambi

Budaya

Raden Hamzah Darah Bangsawan Pijoan, Pejuang Negeri Jambi

Minggu, 26 Jul 2026 - 12:33 WIB

Cegah Lonjakan DBD di Musim Hujan
(Foto:  jatigono-kunir.lumajangkab)

Daerah

Cegah Lonjakan DBD di Musim Hujan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 18:09 WIB