Qixiobuzz.com – JAKARTA Suku asli Australia yang dikenal sebagai Aborigin dan Torres Strait Islander atau sering disebut First Nations / Bangsa Pertama, kembali menjadi sorotan dunia pada tahun 2026. Di satu sisi budaya mereka dirayakan secara megah, di sisi lain masih menghadapi rasisme.
Siapa Suku Asli Australia?
Suku Aborigin adalah penduduk asli benua Australia yang telah mendiami tanah itu lebih dari 65.000 tahun, jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa. Rentang waktu kebudayaan mereka adalah yang tertua di dunia yang masih hidup.
Perayaan Budaya: Kindred People Festival 2026
Kabar baik datang dari dunia pendidikan. Pada 1 sampai 5 September 2026, Universitas Monash akan menjadi tuan rumah acara perdana Kindred People Festival.
Festival ini bertujuan untuk memadukan kearifan adat kuno dengan kreativitas kontemporer di Negara Kulin (wilayah Melbourne). Acara ini akan mengubah kampus menjadi ruang yang merayakan budaya asli, seni, dan pengetahuan, serta menyediakan platform bagi Suara Bangsa Pertama untuk berbagi cerita dan tradisi mereka.
Festival ini digambarkan lebih dari sekedar festival, tapi perayaan hubungan mendalam antara masyarakat adat dan tanah mereka.
Selain itu, pemerintah Australia juga menjalankan Peta Jalan Inklusi Digital Bangsa Pertama*, yang dijadwalkan selesai pada tahun 2026. Program ini berfokus pada peningkatan literasi digital di kalangan komunitas Aborigin untuk menjembatani kesenjangan digital dan memberdayakan mereka di industri pariwisata.
Sisi Gelap: Aksi Boikot dan Rasisme di Anzac Day 2026
Namun pada 25 April 2026, perayaan sakral Anzac Day di Melbourne, Sydney, dan Perth ternoda oleh aksi boikot terhadap ritual adat Welcome to Country.
Ejekan keras terdengar saat Tetua Bunurong, Paman Mark Brown, memberikan sambutan di Shrine of Remembrance Melbourne dan Pastor Ray Minniecon menyampaikan Acknowledgment of Country di Sydney.
Kelompok nasionalis sayap kanan dilaporkan merencanakan gangguan ini via media sosial. Pastor Ray Minniecon dengan tegas berkata:
“This always was and always will be Aboriginal land,” ujar Ray Minniecon, Pastor dan Tetua Adat.
Kepolisian NSW menangkap satu orang di Sydney dan polisi Australia Barat mengeluarkan 10 surat perintah pindah.
Tantangan Lain yang Masih Dihadapi
Referendum 2023 Gagal: Usulan pembentukan Indigenous Voice to Parliament ditolak 60% pemilih.
Angka Kematian dalam Tahanan: Masih tinggi, tahun lalu tercatat puluhan kasus di penjara NSW dan Western Australia, yang disebut sebagai krisis nasional.(MM#).










