Kimono: Pakaian Khas Jepang masih terjaga sampai sekarang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kimono: Pakaian Khas Jepang  masih terjaga sampai sekarang(Foto:SukiDesu)

Kimono: Pakaian Khas Jepang masih terjaga sampai sekarang(Foto:SukiDesu)

Qixiobuzz.com – JEPANG. Jika bicara tentang Jepang, salah satu hal pertama yang terbayang adalah Kimono. Lebih dari sekadar pakaian, kimono adalah simbol budaya, seni, dan filosofi hidup masyarakat Jepang yang telah bertahan selama lebih dari 1.300 tahun.

Asal Usul dan Sejarah Kimono

Kata “Kimono” secara harfiah berarti “sesuatu yang dipakai”. Awalnya kimono muncul pada periode Heian 794-1185 terinspirasi dari pakaian Dinasti Tang Tiongkok. Pada periode Edo 1603-1868, bentuk kimono seperti yang kita kenal sekarang mulai sempurna. Potongan lurus, lengan lebar, dan diikat dengan obi menjadi ciri khasnya. Dulu kimono dipakai semua orang setiap hari. Sekarang dipakai saat acara khusus.

Bagian-Bagian dan Cara Memakai Kimono

Kimono bukan baju yang bisa dipakai asal-asalan. Ada aturan dan seni di dalamnya.

*Bagian utama kimono:

  1. *Nagagi*: Badan baju kimono yang panjang sampai mata kaki
  2. *Obi*: Ikat pinggang lebar yang jadi titik fokus keindahan
  3. *Eri*: Kerah kimono yang dilipat berlapis
  4. *Zori dan Tabi*: Sandal kayu dan kaos kaki khusus
Baca Juga :  Yudaisme: Agama Monoteis Tertua di Dunia yang Berusia Lebih dari 3.500 Tahun.

Memakai kimono butuh waktu 20-30 menit dan biasanya dibantu orang lain. Cara melipat, mengikat obi, dan panjang pendeknya punya aturan tersendiri.

Makna Warna, Motif, dan Jenis Kimono

Di Jepang, kimono “berbicara”. Warna dan motif menunjukkan usia, status, musim, bahkan suasana hati.

Beberapa jenis kimono populer:

  1. *Furisode*: Kimono berlengan panjang untuk gadis belum menikah. Motifnya ramai dan warna cerah
  2. *Tomesode*: Kimono untuk wanita sudah menikah. Motifnya hanya di bagian bawah
  3. *Yukata*: Versi kimono katun yang lebih santai, dipakai saat musim panas dan festival
  4. *Haori*: Jaket luar kimono untuk pria dan wanita

Musim semi identik dengan motif sakura. Musim gugur dengan daun maple. Ini menunjukkan rasa hormat orang Jepang pada alam.

Kimono sampe sekarang masih terjaga  di Era Modern

Sekarang kimono tidak dipakai harian lagi karena mahal dan ribet. Satu set kimono sutra asli bisa puluhan juta rupiah. Tapi kimono tetap hidup. Dipakai saat pernikahan, kelulusan, Seijin no Hi, Tahun Baru, dan festival. Banyak desainer muda juga membuat “kimono modern” yang dipadukan dengan jeans atau dipakai sebagai outer. Bahkan turis asing rela antre untuk sewa kimono saat ke Kyoto.

Baca Juga :  Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun

Kimono Sebagai Identitas Budaya Jepang

Kimono mengajarkan nilai Jepang: kesederhanaan, keselarasan, dan perhatian pada detail. Melipat kimono dengan rapi, berjalan dengan langkah kecil, dan duduk dengan sopan adalah bagian dari etika. UNESCO bahkan mengakui beberapa teknik pembuatan kimono sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Bagi orang Jepang, memakai kimono adalah cara menghormati leluhur dan menunjukkan jati diri bangsa di mata dunia.

Penutup

Kimono adalah bukti bahwa pakaian bisa menjadi karya seni. Ia tidak hanya menghangatkan tubuh, tapi juga menceritakan sejarah, musim, dan kepribadian pemakainya.Kimono, Warisan 1300 Tahun yang Masih Hidup di Jepang Modern.(MM#)

Berita Terkait

Gaun Tarkhan, Pakaian Jahit Tertua di Dunia dari Mesir Kuno Berusia Lebih dari 5.000 Tahun
Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an
Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.
Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun
Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis
Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia
Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun
Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Gaun Tarkhan, Pakaian Jahit Tertua di Dunia dari Mesir Kuno Berusia Lebih dari 5.000 Tahun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Kimono: Pakaian Khas Jepang masih terjaga sampai sekarang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun

Berita Terbaru

Kimono: Pakaian Khas Jepang  masih terjaga sampai sekarang(Foto:SukiDesu)

Internasional

Kimono: Pakaian Khas Jepang masih terjaga sampai sekarang

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:09 WIB