Qixiobuzz.com – JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta mengimbau seluruh warga Jakarta untuk waspada terhadap potensi dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu 6 September 2026 sore.
Imbauan dikeluarkan setelah PVMBG mencatat arah angin membawa abu tipis ke arah timur laut, berpotensi menjangkau wilayah Jakarta bagian barat dan utara dalam 24 jam ke depan.
Poin Imbauan Gubernur Jakarta
- Gunakan Masker di Luar Ruangan
Warga diminta memakai masker N95 atau masker ganda saat beraktivitas di luar. Khusus lansia, anak-anak, dan penderita asma/ISPA agar mengurangi aktivitas di luar rumah.
- Lindungi Sumber Air & Makanan
Tutup toren air, galon, dan makanan terbuka. Jika terkena abu, cuci dengan air bersih sebelum digunakan.
- Pengendara & Transportasi
Dinas Perhubungan diminta siagakan penyemprotan jalan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Pengendara motor diimbau pakai kacamata dan jas hujan untuk menghindari iritasi mata.
- Sekolah & Kantor
Dinas Pendidikan akan memantau kualitas udara. Jika PM2.5 dan partikel abu naik signifikan, pembelajaran bisa dialihkan daring di 4 wilayah rawan.
- Jangan Sebar Hoaks
Gubernur meminta warga hanya merujuk info resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD DKI Jakarta.
Langkah Pemprov DKI
– BPBD DKI: Menyebar 50.000 masker gratis di 5 titik: Stasiun Kota, Grogol, Kalideres, Tanjung Priok, dan Blok M
– Dinkes DKI: Puskesmas siaga obat ISPA dan tetes mata
– Dinas LH: Memantau kualitas udara real-time di 7 stasiun pemantau
“Saat ini abu belum terdeteksi signifikan di Jakarta. Tapi lebih baik kita siaga dari sekarang,” ujar Gubernur dalam konferensi pers di Balai Kota, Minggu malam.
Status Gunung Anak Krakatau saat ini masih *Level III Siaga* dengan radius aman 5 km. BMKG memastikan belum ada potensi tsunami.( MM# )










