Qixiobuzz.com – DELI SERDANG. Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyebabkan gangguan signifikan terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (1/9/2026).
Aktivitas vulkanik Sinabung meningkat sejak Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Kolom abu vulkanik dilaporkan mencapai sekitar 3,5 kilometer di atas puncak gunung.
Penerbangan Dihentikan Sementara
Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola bandara menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju Kualanamu sesuai dengan NOTAM yang dikeluarkan BMKG.
“Mulai pukul 10.50 hingga 12.45 WIB tidak ada kegiatan penerbangan karena efek erupsi Gunung Sinabung. NOTAM sudah keluar berdasarkan info BMKG,” ujar Manager Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat.Penonaktifan sementara juga dilakukan pada pukul 10.25 hingga 12.45 WIB.
Puluhan Penerbangan Batal dan Delay
Berdasarkan data sementara hingga Selasa, 1 September 2026 pukul 16.00 WIB, dampak abu vulkanik mengakibatkan 55 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu dibatalkan.
Selain itu terdapat 6 penerbangan mengalami penyesuaian waktu dan 11 penerbangan delay.Data lain menyebut 20 penerbangan dibatalkan.
Corporate Communications Lion Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan penerbangan dari dan menuju Kualanamu dapat mengalami penundaan, pengaturan ulang rute, hingga pembatalan apabila abu vulkanik terbawa angin ke jalur penerbangan.
Abu vulkanik memiliki karakteristik berbeda dengan cuaca biasa dan dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Jika masuk ke jalur penerbangan, abu dapat mengurangi jarak pandang serta berdampak terhadap kinerja mesin dan komponen pesawat.
Status Siaga dan Imbauan
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan status Gunung Sinabung naik ke Level III Siaga.
Abu vulkanik sudah masuk ke wilayah Berastagi sehingga masyarakat diminta menjaga kesehatan. Pemprov Sumut telah menyalurkan 15 ribu masker ke Pemkab Karo.
PVMBG juga memperbarui peringatan keselamatan jalur penerbangan dengan kode warna oranye.
Operasional Kembali Normal
Berdasarkan NOTAM, operasional bandara telah kembali normal sejak 1 September 2026 pukul 14.07 WIB
Penumpang diimbau untuk selalu mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum ke bandara.(MM#).










