Perjuangan Reparasi Sejarah Kelam Perbudakan Kian Menguat di Kancah Global

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 15:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perjuangan Reparasi Sejarah Kelam Perbudakan Kian Menguat di Kancah Global (Foto:Inilah)

Perjuangan Reparasi Sejarah Kelam Perbudakan Kian Menguat di Kancah Global (Foto:Inilah)

Qixiobuzz.com – International. Isu reparasi atas sejarah kelam perbudakan kembali menjadi sorotan dunia pada 2026. Sejumlah negara, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga internasional mendorong langkah konkret untuk mengakui, meminta maaf, dan memberikan pemulihan bagi keturunan korban perbudakan trans-Atlantik dan sistem perbudakan lainnya.

Gerakan ini menguat setelah sidang _Caricom Reparations Commission_ dan debat di PBB bulan lalu. Tuntutan utamanya bukan hanya kompensasi finansial, tapi juga pemulihan yang menyeluruh: pengakuan resmi, penghapusan hutang negara terdampak, investasi pendidikan, dan pengembalian artefak budaya.

Bentuk Perjuangan Reparasi yang Sedang Digulirkan:

  1. Pengakuan & Permintaan Maaf Resmi

Beberapa negara bekas penjajah di Eropa dan Amerika mulai membentuk komisi kebenaran sejarah. Tujuannya mendokumentasikan peran negara dalam perdagangan budak dan menyampaikan permintaan maaf negara.

  1. Reparasi Ekonomi & Sosial
Baca Juga :  Kimono: Pakaian Khas Jepang masih terjaga sampai sekarang

Usulan meliputi penghapusan hutang negara-negara Karibia, dana beasiswa, pembangunan rumah sakit, dan program pemberdayaan ekonomi untuk komunitas keturunan Afrika. Model yang dirujuk adalah reparasi Jerman pasca Holocaust.

  1. Pemulihan Budaya

Museum-museum besar di Eropa dan AS mulai memulangkan artefak dan benda bersejarah yang dirampas pada masa kolonial dan perbudakan. Universitas juga membuka akses arsip untuk penelitian sejarah perbudakan.

Ketua Komnas HAM RI, dalam diskusi di Jakarta Kamis (4/9/2026), menegaskan pentingnya Indonesia ikut dalam dialog ini. “Perbudakan bukan hanya sejarah Barat. Di Asia Tenggara juga ada sistem kerja paksa dan perdagangan manusia. Kita perlu ruang untuk bicara, menyembuhkan, dan mencegah agar tidak terulang,” katanya.

Baca Juga :  PEMBALAP MOTOGP MULAI BERDATANGAN JELANG BALAPAN DI MANDALIKA NTB

 

Namun perjuangan ini tidak mudah. Penolakan masih datang dari sebagian politisi dan publik yang menganggap reparasi “terlalu mahal” atau “sudah terlalu lama”. Pro kontra juga muncul soal siapa yang berhak menerima dan bagaimana menghitung nilainya.

PBB melalui Kantor HAM Tinggi menyatakan akan membentuk Forum Permanen untuk Orang Keturunan Afrika dengan mandat khusus membahas kerangka reparasi global pada 2027.

Aktivis menilai momentum 2026 adalah titik balik. “Ini bukan soal balas dendam. Ini soal keadilan, penyembuhan, dan memastikan sejarah kelam tidak diulang,” ujar salah satu perwakilan koalisi LSM internasional.(MM#)

Berita Terkait

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian
Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB
AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Aprillia Sapu Bersih Podium 1-2-3-4
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Tiba di Jakarta,Bertemu Presiden Prabowo di Istana
TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA
ILMUAN BELGIA RAIH PENGHARGAAN NOBEL FISIKA 2026
MENGENAL KEPEMIMPINAN NAYIB BUKELE: DARI PRESIDEN MILENIAL HINGGA “DIKTATOR TERKEREN DI DUNIA “
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:10 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Aprillia Sapu Bersih Podium 1-2-3-4

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Tiba di Jakarta,Bertemu Presiden Prabowo di Istana

Berita Terbaru

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Internasional

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Senin, 19 Okt 2026 - 07:37 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB (Foto: Lequotidien)

Internasional

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:38 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT (Foto:detik)

Internasional

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:10 WIB