Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis(Foto:Facebook DW naskah asli)

Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis(Foto:Facebook DW naskah asli)

Qixiobuzz.com – MAKASSARI La Galigo atau Epos Lagaligo ditetapkan sebagai karya sastra terpanjang di dunia. Naskah epik dari Suku Bugis, Sulawesi Selatan ini memiliki panjang lebih dari 6.000 halaman dalam naskah lontara dan diperkirakan terdiri dari sekitar 300.000 baris.

Dikisahkan Selama 1.000 Tahun Secara Lisan

Lagaligo bukan karya satu penulis. Epos ini dituturkan secara turun-temurun selama ratusan tahun oleh puan atau pujangga istana Bugis. Baru pada abad ke-18 naskah ini ditulis ke dalam aksara Lontara di atas daun lontar. Ceritanya mengisahkan tentang Batara Guru yang turun dari langit, dan keturunannya Sawerigading serta We Tenriabeng.

Isinya: Mitos, Sejarah, dan Filsafat Bugis

Epos sepanjang 12 jilid ini memuat kisah penciptaan dunia menurut Bugis, pelayaran Sawerigading mencari jodoh ke Tiongkok, peperangan antar kerajaan, hukum adat, hingga nilai-nilai siri’ dan pesse. Karena panjang dan kompleks, satu kali pembacaan penuh Lagaligo bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Baca Juga :  1500 SM: Orang Polinesia, Mesir Kuno, Yunani, Fenisia dan Austronesia Sudah Menaklukkan Lautan Luas

Diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia

Karena keunikan dan usianya, naskah Naskah La Galigo koleksi Perpustakaan Leiden, Belanda, ditetapkan oleh UNESCO sebagai Memory of the World pada tahun 2011. Ini menjadikannya salah satu dokumen paling penting peradaban manusia. Di Indonesia, naskah asli juga tersimpan di Museum La Galigo Makassar dan beberapa lembaga lain.

Warisan Hidup Suku Bugis hingga sekarang

Hingga kini Lagaligo masih hidup. Ceritanya dipentaskan dalam bentuk teater, tari, musik, dan sinetron. Pemerintah Sulsel dan budayawan terus melakukan transliterasi dari aksara Lontara ke Latin agar generasi muda bisa membaca. Universitas Hasanuddin bahkan punya Pusat Studi Lagaligo untuk meneliti naskah ini.Para budayawan menyebut Lagaligo bukan sekadar cerita. “Ini ensiklopedia peradaban Bugis. Ada hukum, pelayaran, astronomi, sampai psikologi manusia di dalamnya,” ujar salah satu peneliti.

Baca Juga :  Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun

Mengalahkan Mahabharata dan Ramayana

Untuk perbandingan, Mahabharata dari India memiliki sekitar 100.000 bait. Ramayana sekitar 24.000 bait. Sementara Lagaligo diperkirakan 3 kali lipat Mahabharata. Karena itu secara volume tulisan, Lagaligo adalah karya sastra terpanjang di dunia yang masih utuh hingga sekarang.(MM#).

Berita Terkait

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an
Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.
Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun
Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia
Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun
Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun
Mengenal Taoisme, Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu
Agama Buddha: Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

Berita Terbaru