Qixiobuzz.com – BAGHDAD. Kawasan Timur Tengah kembali mencatatkan sejarah sebagai pusat peradaban dunia. “Hymn to Creation” diyakini sebagai lagu pertama di dunia dari kawasan Timur Tengah yang diciptakan manusia. Lagu ini diperkirakan dibuat sekitar 3.400 sampai 4.000 tahun lalu
Ditemukan di Tanah Sumeria dan Babilonia
“Hymn to Creation” berasal dari peradaban Sumeria dan Babilonia, wilayah yang kini masuk Irak. Lagu ini ditulis di atas *lempeng tanah liat menggunakan huruf paku atau _cuneiform_. Para ahli memperkirakan usianya antara 2000 SM – 1400 SM. Ini menjadikannya salah satu karya musik tertulis tertua di dunia.
Isinya Pujian untuk Penciptaan Alam Semesta
Sesuai namanya, “Hymn to Creation” adalah nyanyian pujian untuk penciptaan. Isinya memuliakan para dewa yang menciptakan langit, bumi, sungai, dan manusia. Lagu ini biasanya dinyanyikan dalam ritual keagamaan dan upacara kerajaan. Nada dan iramanya diperkirakan diiringi *kecapi, drum, dan suling* khas Mesopotamia.
Bukti Peradaban Musik Tertua di Dunia
Yang membuat lagu ini penting: ada teks dan petunjuk nadanya. Bangsa Sumeria sudah mengenal sistem musik dengan tangga nada 7 nada, mirip tangga nada diatonis sekarang. Artinya 4000 tahun lalu manusia Timur Tengah sudah bisa menulis, membaca, dan memainkan musik secara sistematis. Ini jauh sebelum notasi modern ditemukan.
Beda dengan Hymn to Nikkal
Banyak yang sering tertukar dengan “Hymn to Nikkal” dari Ugarit 1400 SM. Tapi “Hymn to Creation” dari Sumeria-Babilonia diperkirakan *lebih tua 600 tahun. Jika “Hymn to Nikkal” adalah lagu cinta untuk dewi, maka “Hymn to Creation” adalah lagu kosmis tentang asal-usul dunia.
Warisan Musik Timur Tengah Hingga Sekarang
Dari “Hymn to Creation” 4000 tahun lalu, lahirlah tradisi musik Arab, Persia, dan musik gereja Timur Tengah. Alat musik seperti kecapi, oud, dan rebana yang kita kenal sekarang, akarnya ada di Mesopotamia. Hingga 2026, para musisi dan arkeolog masih merekonstruksi lagu ini agar bisa didengar kembali oleh dunia modern.










