Qixiobuzz.com – BOSTON. Kalau ditanya siapa orang pertama yang suaranya terdengar lewat radio, jawabannya adalah Reginald Fessenden. Ilmuwan asal Kanada inilah yang resmi tercatat sebagai penyiar radio pertama di dunia.
Malam Natal 24 Desember 1906: Sejarah Dimulai
Pada malam itu di Brant Rock, Massachusetts, AS, Fessenden masuk ke ruang siaran kecilnya dan berbicara ke mikrofon. Ini bukan kode Morse titik-titik. Ini suara manusia asli pertama yang dipancarkan lewat gelombang radio. Para operator kapal di Atlantik yang sedang jaga malam tiba-tiba mendengar suara, bukan bunyi bip.
Apa Saja yang Disampaikan Fessenden?
Siaran selama sekitar 10 menit itu isinya sangat sederhana:
- Pembukaan: Fessenden menyapa dan mengatakan ini siaran khusus Natal
- Bacaan Alkitab: Ia membacakan Injil Lukas 2 tentang kelahiran Yesus
- Musik: Ia memainkan lagu “O Holy Night” dengan biola
- Penutup: Ia menyanyikan “Silent Night”
Reaksi para operator kapal: kaget, haru, dan bingung. Karena selama ini radio hanya untuk kode Morse.
Kenapa Fessenden yang Disebut Penyiar Pertama?
Sebelum 1906, Guglielmo Marconi menciptakan radio untuk kirim telegraf. Tapi Marconi tidak pernah “ngomong” di radio. Fessenden yang pertama kali menggunakan radio untuk *menyampaikan suara dan musik*. Makanya ia dijuluki “Bapak Siaran Radio”dan *penyiar pertama di dunia..
Dari Satu Orang ke Ribuan Stasiun*
Setelah Fessenden, baru tahun 1920 muncul KDKA Pittsburgh dengan penyiar profesional pertama untuk publik. Lalu lahir BBC, RRI, dan stasiun lain. Profesi “penyiar” resmi terbentuk. Tugasnya: bicara, membawakan berita, memutar musik, dan menghibur pendengar.
Warisan Fessenden di Era 2026
Kini kita punya podcaster, DJ radio, penyiar berita, streamer. Tapi semua berawal dari 1 orang di Malam Natal 1906 yang berani ngomong ke udara. Tanpa Reginald Fessenden, mungkin radio sampai sekarang cuma jadi alat kirim kode. (MM#)










