Qixiobuzz,com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah gagasan ekonomi strategis dalam forum Ekonomi, Energi, dan Teknologi atau EET pada Rabu malam, 3 September 2026.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemandirian ekonomi nasional* di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut 3 pilar utama yang harus diperkuat: ketahanan pangan, hilirisasi industri, dan transisi energi berkeadilan.
Poin utama gagasan Presiden Prabowo di EET
- Hilirisasi Berkelanjutan
Presiden mendorong percepatan hilirisasi tidak hanya di sektor nikel dan bauksit, tapi juga ke komoditas pertanian, laut, dan sawit. Tujuannya agar nilai tambah tetap di dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja.
- Ketahanan Energi
Prabowo menegaskan Indonesia harus berani memimpin transisi energi. Ia mengusulkan bauran energi baru terbarukan ditingkatkan, namun tetap menjaga keterjangkauan harga untuk rakyat.
- Ekonomi Kerakyatan Digital
Presiden menyoroti peran UMKM dan ekonomi digital. Ia meminta pemerintah dan swasta membangun ekosistem yang memudahkan akses pembiayaan dan pasar bagi pelaku usaha kecil.
Kita tidak boleh hanya jadi penonton. Indonesia harus jadi pemain utama” tegas Presiden Prabowo di hadapan para pelaku industri, akademisi, dan investor yang hadir di EET.
Forum EET 2026 ini dihadiri menteri terkait, CEO BUMN, dan perwakilan investor asing. Fokus diskusi tahun ini adalah “Pertumbuhan Inklusif di Era Teknologi”.
Sejumlah ekonom menilai gagasan Prabowo ini sejalan dengan target pertumbuhan 8% dan pengentasan kemiskinan ekstrem.(MM#).










