Qixiobuzz.com – TASHKENT, UZBEKISTAN. Uzbekistan menjadi tuan rumah International Media Forum 2026 yang digelar di Tashkent pada 3-5 September 2026. Forum tahunan ini mempertemukan lebih dari 500 jurnalis, pemimpin redaksi, kreator konten, dan pejabat media dari 60 negara.
Mengusung tema “Media di Era AI: Kepercayaan, Inovasi, dan Tanggung Jawab” forum ini membahas tantangan terbesar industri media saat ini. Mulai dari penyebaran disinformasi, etika penggunaan AI di ruang redaksi, hingga keberlanjutan bisnis media di tengah dominasi platform digital.
Poin utama yang dibahas:
– AI & Jurnalisme: Bagaimana AI bisa membantu verifikasi fakta tanpa mengorbankan kredibilitas
– Keamanan Jurnalis: Perlindungan wartawan di zona konflik dan di dunia digital
– Ekonomi Media: Model monetisasi baru untuk media independen
– Kerjasama Regional: Peran media Asia Tengah sebagai jembatan informasi Eurasia
Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev dalam pidato pembukaannya menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung kebebasan pers dan transformasi digital media.
“Kami percaya media yang bebas, profesional, dan bertanggung jawab adalah fondasi masyarakat yang kuat. Uzbekistan siap menjadi platform dialog global untuk masa depan jurnalisme,” ujarnya.
Forum ini juga meluncurkan Tashkent Declaration on AI and Media Ethics_ yang ditandatangani 40 organisasi media internasional. Deklarasi tersebut berisi prinsip penggunaan AI yang transparan dan akuntabel di industri berita.
Selain diskusi panel, acara diisi dengan workshop pelatihan fact-checking, pameran teknologi media, dan penghargaan Central Asia Media Awards 2026 untuk karya jurnalisme terbaik.
International Media Forum Uzbekistan rencananya akan kembali digelar tahun depan dengan fokus pada “Media dan Perubahan Iklim”.(MM#).










