11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional(Fotoh:diskominfo)

11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional(Fotoh:diskominfo)

Qixiobuzz.comJAKARTA. Setiap 11 September, insan penyiaran di seluruh Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari lahirnya RRI, Radio Republik Indonesia, pada 11 September 1945. Dari sinilah suara kemerdekaan Indonesia pertama kali mengudara ke seluruh penjuru Tanah Air.

 RRI Lahir 11 September 1945 di Masa Revolusi

Hanya sebulan setelah Proklamasi, pemerintah Indonesia membentuk Radio Republik Indonesia untuk menjadi corong resmi negara. Pada 11 September 1945, RRI resmi mengudara pertama kali dari Yogyakarta. Di tengah Agresi Militer dan pemblokiran media Belanda, RRI jadi satu-satunya media yang bisa menyebarkan berita kemerdekaan ke pelosok negeri dan dunia.

Baca Juga :  H.Bakri Anggota DPR-RI Dapil Jambi Tutup Usia

 “Sekali Mengudara Tetap Mengudara”

Itulah semboyan RRI yang lahir dari semangat perjuangan. Para penyiar, teknisi, dan pejuang RRI rela mempertaruhkan nyawa demi menjaga pemancar tetap hidup. Siaran RRI digunakan untuk mengabarkan perjuangan TNI, menyiarkan pidato Presiden, hingga mengobarkan semangat rakyat. Karena jasa besarnya, 11 September ditetapkan sebagai Hari Radio.

 Peran RRI Sebagai Pemersatu Bangsa

Di era 1940-an sampai 1990-an, radio adalah satu-satunya sumber informasi tercepat. RRI menjangkau daerah 3T yang belum ada TV dan koran. Lewat siaran berita, sandiwara radio, musik daerah, dan program pendidikan, RRI mempersatukan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan bahasa. RRI benar-benar menjadi “teman setia” masyarakat.

Baca Juga :  Suku Tertua di Indonesia: Jejak Peradaban Nusantara yang masih Hidup

 Transformasi RRI di Era Digital

RRI tidak hanya mengudara di frekuensi AM/FM. Kini RRI hadir lewat aplikasi RRI Digital, podcast, streaming, dan media sosial. Meski platform berubah, misi RRI tetap sama: menjadi media publik yang terpercaya, mendidik, dan mencerdaskan bangsa.

 Makna Hari Radio: Mengingat Jasa dan Mengisi Kemerdekaan

Peringatan 11 September bukan hanya seremoni. Ini momen untuk menghargai jasa para perintis radio yang berjuang dengan alat seadanya. Sekaligus mengingatkan generasi sekarang bahwa informasi adalah senjata penting, peran RRI sebagai sumber informasi akurat dan terpercaya. (MM#).

Berita Terkait

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an
Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.
Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun
Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis
Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia
Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun
Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun
Mengenal Taoisme, Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

Berita Terbaru