Qixiobuzz.com – Ikan hias arwana kembali jadi sosrotan pecinta aquascape dan kolektor di Indonesia. Di juluki “ naga air” karena bentuk tubuhnya yang panjang dan sisiknya berkilau seperti emas, arwana bukan hanya ikan hias biasa. Nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah per ekor tergantung jenis dan kualitasnya.
Ada beberapa jenis arwana yang di buru, Arwana Super Red dari Kalimantan jadi favorit karena warnanya merah menyala. Lalu ada Arwana Golden dari Malaysia, Arwana Platinum, dan Arwana Jardini dari Australia, masing-masing punya ciri khas dan harga yang berbedag di pasaran.
Harga arwana di pengaruhi banyak faktor. Mulai dari warna, bentuk sirip, kesehatan, hingga sertifikat microchip, untuk arwana kelas kontes atau yang punya warna sempurna, harganya bisa tembus Rp.150 juta Rp.500 juta. Tak heran banyak pembudidaya menjadikanya sebagai komoditas ekspor bernilai tinggi. Indonesia sendiri merupakan salah satu pusat budidaya arwana terbesar di dunia. Sentra pembudidayaan ada di Kalimantan Barat, Jakarta, dan di Depok, dengan perawatan air bersih, pakan berkualitas, dan akuarium besar, petani mampu menghasilkan arwana berkualitas ekspor ke Tiongkok, Singapore, dan Jepang.
Selain nilai ekonomi, arwana juga di percaya membawa keburuntungan dan kemakmuran menurut fengshui, itu sebabnya banyak pengusaha dan pejabat memelihara arwana di kantor atau rumh sebagai simbol status sekaligus Investasi. Kini pemerintah dan asosiasi pembudidaya terus mendorong hilirisasi arwana. Tujuanya agar nilai tambah tetap di dalam negeri dan petani lokal makin sejahterah. Dengan perawatan tepat, ikan naga air ini bisa jadi peluang usaha yang menjanjikan sekaligus menjaga kelestarian spesiesnya.
(MM/*)








