Qixiobuzz.com – JAKARTA. Langkah besar menuju kendaraan ramah lingkungan kembali dilakukan pemerintah. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meresmikan 20.000 unit motor listrik MOLINAS di kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat, Kamis 13 Agustus 2026 Peresmian ini menjadi tonggak penting penguatan ekosistem industri motor listrik dalam negeri.
MOLINAS: Motor Listrik Karya Anak Bangsa
MOLINAS adalah singkatan dari Motor Listrik Nasional. 20.000 unit yang diresmikan ini merupakan hasil produksi gabungan BUMN dan 15 perusahaan swasta nasional. Motor ini dirancang khusus untuk kebutuhan ojek online, kurir, dan masyarakat umum dengan jarak tempuh hingga 120 km dan kecepatan maksimal 90 km/jam.
Dorong Kemandirian dan Kurangi Impor BBM
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa elektrifikasi kendaraan adalah kunci kemandirian energi. “Kita punya nikel, kita punya baterai, kita punya SDM. Tidak ada alasan kita masih impor BBM untuk motor. Dengan 20.000 MOLINAS ini kita mulai revolusi transportasi,” tegas Presiden. Pemerintah menargetkan 50% kendaraan roda dua baru pada 2030 adalah listrik.
Buka 35.000 Lapangan Kerja Baru
Peresmian ini juga berdampak besar pada ekonomi. Menteri Perindustrian menyebut proyek MOLINAS telah membuka 35.000 lapangan kerja baru di bidang perakitan, baterai, charging station, dan purna jual. Komponen lokal untuk MOLINAS juga sudah mencapai 65%, dan akan terus ditingkatkan.
Subsidi dan Infrastruktur Diperluas
Agar masyarakat mudah beralih, pemerintah memberikan *subsidi Rp7 juta per unit* untuk motor listrik MOLINAS. Selain itu, PLN dan swasta juga diminta mempercepat pembangunan 10.000 Stasiun Penukaran Baterai atau SPBK di seluruh Indonesia hingga akhir 2026.
Target Ekspor ke ASEAN
Presiden Prabowo menargetkan MOLINAS tidak hanya untuk pasar domestik. “Tahun depan kita ekspor ke Malaysia, Thailand, dan Filipina. Buktikan bahwa motor listrik buatan Indonesia bisa bersaing di dunia,” ujarnya. Dengan ini, Indonesia ingin menjadi pusat produksi motor listrik terbesar di Asia Tenggara.(MM#).










