Qixiobuzz.com – Jakarta. Salah satu naskah bersejarah paling penting bangsa Indonesia, yaitu Teks Proklamasi asli tulisan tangan Presiden Soekarno, ternyata pernah disimpan oleh wartawan senior Burhanuddin Mohammad Diah selama 47 tahun.
Fakta ini terungkap dari kisah BM. Diah, pendiri surat kabar Merdeka yang pada malam 16 Agustus 1945 menerima langsung naskah proklamasi dari tangan Soekarno di kediaman Laksamana Maeda, Jakarta.
Saat itu Bung Karno menulis naskah proklamasi di atas kertas bekas. Setelah diketik Sayuti Melik, naskah asli tulisan tangan itu diberikan kepada saya untuk disimpan, kenang BM. Diah dalam berbagai wawancara sebelum wafat.
Selama 47 tahun, naskah berharga itu disimpan dengan hati-hati oleh BM. Diah di rumahnya. Baru pada tahun 1992, ia menyerahkan naskah asli tersebut kepada Presiden Soeharto untuk diamankan negara. Kini naskah tersebut menjadi bagian dari koleksi Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta.
BM Diah menyebut alasannya menyimpan lama karena khawatir naskah itu hilang atau dirusak di tengah situasi pasca-proklamasi yang masih penuh gejolak.
Sejarawan menilai, peran BM. Diah sangat besar dalam menyelamatkan bukti otentik lahirnya kemerdekaan Indonesia. Tanpa penyimpanan itu, mungkin naskah tulisan tangan Soekarno tidak akan bisa kita lihat sampai sekarang.
Hingga kini, naskah Proklamasi asli tulisan tangan Soekarno menjadi saksi bisu perjuangan dan menjadi salah satu benda paling sakral dalam sejarah bangsa.










