Qiobuzz.com – MEKSIKO CITY. Dalam sejarah dunia, jarang ada kepala negara yang masa jabatannya sependek itu. Pedro Lascurain Paredes dari Meksiko tercatat sebagai presiden dengan masa jabatan tersingkat, hanya 45 menit pada 19 Februari 1913. Kisah ini terjadi di tengah gejolak Revolusi Meksiko yang memuncak dengan peristiwa “Decena Trágica” atau “Sepuluh Hari Tragis”.
Kronologi 45 Menit yang Mengubah Sejarah
Pada Februari 1913, Presiden Francisco I. Madero dan Wakil Presiden José María Pino Suárez ditahan dalam kudeta militer yang dipimpin Jenderal Victoriano Huerta.Agar kudeta terlihat “konstitusional”, para pemberontak butuh seseorang menjabat presiden sebentar untuk kemudian menunjuk Huerta sebagai penggantinya.Maka dipilihlah Pedro Lascurain, yang saat itu menjabat Menteri Luar Negeri dan berada di urutan pertama suksesi kepresidenan menurut konstitusi Meksiko.
Berikut rangkaian 45 menit itu:
- Pukul 17.15: Madero mengundurkan diri. Lascurain dilantik jadi Presiden Meksiko.
- Pukul 17.30: Sebagai salah satu tindakan pertamanya, Presiden Lascurain menunjuk Jenderal Victoriano Huerta* sebagai Menteri Dalam Negeri.
- Pukul 18.00: Dengan Huerta sudah di posisi Menteri Dalam Negeri, Lascurain langsung mengundurkan diri. Secara konstitusi, Menteri Dalam Negeri naik jadi Presiden.
Apa yang Dilakukan Lascurain Setelah Itu?
Setelah lengser, Pedro Lascurain tidak dieksekusi dan tidak dikejar. Ia kembali menjadi pengacara. Ia wafat di Mexico City pada 21 Juli 1952 di usia 94 tahun. Victoriano Huerta yang menggantikannya justru memerintah dengan tangan besi selama 17 bulan sebelum akhirnya digulingkan juga.
Fakta Menarik
- Rekor Dunia: Hingga sekarang, Lascurain masih memegang rekor presiden dengan masa jabatan tersingkat di dunia.
- “Presiden Formalitas”: Sejarawan menyebut Lascurain sebagai korban situasi politik. Ia tidak punya pilihan selain menandatangani.
- Bandingkan: Presiden AS William Henry Harrison menjabat 31 hari. Perdana Menteri Inggris Liz Truss 49 hari. Lascurain hanya 45 menit.
Makna Sejarah
Peristiwa 45 menit ini jadi simbol betapa kacau dan brutalnya politik Meksiko awal abad 20. Konstitusi dipakai sebagai alat legalisasi kudeta. Hingga kini nama Pedro Lascurain dikenang bukan karena kebijakannya, tapi karena ia pernah menjadi presiden, walau hanya selama minum secangkir kopi (MM#).










