Qixiobuzz.com – OSLO. Saat sebagian besar negara di dunia masih berganti siang dan malam setiap 24 jam, berbeda dengan wilayah paling utara Norwegia. Di Svalbard, sebuah kepulauan di Samudra Arktik, matahari benar-benar tidak terbit selama berbulan-bulan saat musim dingin tiba. Fenomena ini dikenal sebagai “Polar Night” atau Malam Kutub.
Berapa Lama Gelapnya?
Di Svalbard yang terletak di 78 LU, matahari terakhir terbenam sekitar pertengahan November. Setelah itu, wilayah ini masuk ke dalam kegelapan total. Matahari baru akan muncul kembali sekitar pertengahan Februari. Artinya, warga Svalbard harus hidup tanpa matahari langsung selama sekitar 3 bulan penuh. Bahkan di kota lain di Norwegia Utara seperti Tromsø dan *Alta, fenomena serupa juga terjadi walau durasinya lebih singkat, sekitar 6 minggu.
Seperti Apa Rasanya Hidup Tanpa Matahari?
Meski disebut “gelap total”, langit Svalbard tidak benar-benar hitam pekat 24 jam. Pada siang hari sekitar pukul 11.00 – 13.00, langit akan berubah menjadi biru tua keunguan yang disebut “blue hour”. Cahaya ini berasal dari pantulan matahari di bawah cakrawala.
Selama Polar Night, warga justru disuguhi pemandangan spektakuler:
- Aurora Borealis: Cahaya Utara muncul hampir setiap malam
- Salju yang berkilau di bawah cahaya bulan dan bintang
- Suasana tenang yang sangat kontras dengan “Matahari Tengah Malam” di musim panas
Dampak Bagi Warga
Untuk beradaptasi, warga Svalbard punya caranya sendiri:
Lampu terapi digunakan untuk mencegah “winter depression” atau depresi musim dingin
– Vitamin D, wajib dikonsumsi
– Aktivitas outdoor tetap jalan: ski, snowmobile, dan berburu aurora
– Cat rumah warna-warni agar kota tidak terlihat suram
Pemerintah setempat juga memastikan semua jalan dan gedung memiliki penerangan yang cukup.Kepala Pusat Penelitian Arktik Svalbard menyebut: “Kami justru menunggu Polar Night. Ini waktu terbaik melihat aurora dan merasakan keheningan Arktik yang sesungguhnya.”
Kebalikan di Musim Panas
Uniknya, setelah 3 bulan gelap, Svalbard akan mengalami kebalikannya: “Midnight Sun” atau Matahari Tengah Malam. Dari pertengahan April sampai Agustus, matahari tidak pernah terbenam sama sekali selama 4 bulan. Fenomena Polar Night ini mengingatkan kita betapa beragamnya kehidupan di Bumi. Di saat kita di Indonesia berganti siang malam normal, di ujung utara dunia ada manusia yang hidup berbulan-bulan hanya dengan cahaya bintang.(MM#).










