Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gulat, Olahraga Tertua di Dunia  Usianya  Lebih dari 15.000 Tahun(Foto:Indozone)

Gulat, Olahraga Tertua di Dunia Usianya Lebih dari 15.000 Tahun(Foto:Indozone)

Qixiobuzz.com – JAKARTA. Jika ditanya olahraga paling tua di dunia, jawabannya adalah gulat. Bukan sepak bola, bukan lari. Bukti arkeologi menunjukkan manusia sudah bergulat sejak 15.000 tahun lalu, jauh sebelum Olimpiade pertama digelar.

Bukti Tertua Ada di Lukisan Gua Zaman Batu

Bukti paling awal ditemukan di lukisan gua di Prancis dan Mongolia yang berusia sekitar 15.000 tahun. Gambarnya memperlihatkan dua orang saling berpegangan dan saling membanting. Di Mesir Kuno 5.000 tahun lalu, relief di makam Beni Hasan juga menggambarkan 400 jurus gulat yang berbeda. Artinya, gulat sudah jadi tontonan dan latihan militer sejak zaman peradaban awal.

Jadi Cabang Resmi Olimpiade Kuno 708 SM

Baca Juga :  Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun

Gulat resmi masuk sebagai cabang Olimpiade Kuno di Yunani pada tahun 708 SM. Bagi orang Yunani, gulat adalah olahraga paling terhormat karena melatih kekuatan, strategi, dan kehormatan. Juara gulat Olimpiade dianggap pahlawan dan namanya dicatat dalam sejarah. Dari Yunani, gulat menyebar ke Romawi, Persia, India, hingga Asia.

Gulat di Indonesia: Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan

Di Indonesia, gulat juga punya sejarah panjang. Kerajaan-kerajaan Nusantara dulu punya tradisi “bergulat” sebagai latihan prajurit dan hiburan rakyat. Di Sunda ada “gulat Sunda”, di Jawa ada “gulat tradisional”, dan di Sumatera ada “silek gulat”* dari Minangkabau. Hingga kini gulat masih jadi ekstrakurikuler dan cabang resmi di PON.

Baca Juga :  Mengenal Taoisme, Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu

Masuk Olimpiade Modern dan Punya Banyak Aliran

Saat Olimpiade Modern 1896 di Athena digelar lagi, gulat langsung jadi salah satu cabang utama. Kini gulat terbagi jadi beberapa aliran besar: Gulat Gaya Bebas, Gulat Gaya Greco-Roman, Gulat Tradisional, dan Gulat Pro. Aturannya sederhana: jatuhkan lawan dan buat kedua pundaknya menyentuh matras.

Mengapa Gulat Bertahan Ribuan Tahun?

Gulat bertahan karena paling “manusiawi”. Tidak butuh alat mahal, hanya butuh tenaga, teknik, dan mental. Gulat melatih disiplin, menghormati lawan, dan menguji batas diri. Karena itu UNESCO dan IOC menyebut gulat sebagai warisan olahraga umat manusia. Hingga sekarang,  gulat masih jadi salah satu olahraga paling banyak peminatnya di dunia.(MM#).

Berita Terkait

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an
Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.
Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis
Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia
Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun
Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun
Mengenal Taoisme, Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu
Agama Buddha: Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

Berita Terbaru