Qixiobuzz.com – JAKARTA . Uang kertas dan koin lama yang dulu di pakai sehari-hari kini jadi buruan para kolektor. Beberapa pecahan langka bahkan harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Fenomena ini membuat banyak orang mulai mencari-cari uang lama yang tersimpan di rumah. Menurut para kolektor, nilai uang lama tidak di tentukan dari nominalnya, tapi dari tahun emisi, kondisi, dan kelangkaan. Uang pecahan Rp.100 tahun 1968 bergambar cendrawasi , uang pecahan Rp.500 tahun 1977 bergambar Garuda, hingga uang Rp.10.000 tahun 1998 bergambar Cut Nyak Dien adalah beberapa yang paling penting di cari, semakin mulus kondisinya, semakin tinggi harganya.
Ketua salah satu komunitas numismatik di Indonesia menjelaskan bahwa tren ini naik sejak pandemi. Banyak orang yang mulai menekuni hobi mengoleksi sebagai investasi “ Ada uang lama yang dulu kita pakai jajan, skarang harganya bisa setara harga mobil. Tapi tidak semua uang lama mahal. Hanya benar langka dan ori,” ujarnya.
Tingginya harga juga memicu maraknya jual-beli di marketplace dan media sosial. Bahkan lelang khusus uang kuno sering di gelar dan di ikuti kolektor dari dalam dan luar negeri. Beberapa transaksi bahkan tembus di atas Rp.200 juta untuk satu lembar uang dengan seri dan nomor cantik.Namun Bank Indonesia mengingatkan, uang lama sudah tidak berlaku sebagai alat pembayaran. Masyarakat di imbau berhati-hati terhadap penipuan dan uang palsu yang mengatasnamakan barang koleksi . Bagi yang punya uang lama di rumah, ada baiknya di cek dulu. Siapa tahu barang yang di anggap tidak berharga itu justru bisa bernilai ratusan juta.








