Qixiobuzz.com – Jakarta. Minggu, 25 Oktober 2026 Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak mulai Senin, 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini difokuskan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan sekaligus menekan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi ini menekankan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian.
Tidak Diukur dari Jumlah Tilang
Kepala Korlantas Polri *Brigjen Pol. Aries Syahbudin mengatakan, pelaksanaan operasi harus mengutamakan edukasi, pendekatan persuasif, dan pelayanan humanis agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
“Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Hal senada disampaikan dalam rapat virtual bersama jajaran Dirlantas Polda dan Kasatlantas Polres, di mana Kakorlantas menegaskan operasi ini harus mampu membangun kesadaran hukum masyarakat.
Lawan Arus Jadi Fokus Utama
Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian utama adalah melawan arus. Korlantas menginstruksikan jajaran untuk memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan langkah pencegahan agar tidak ada kendaraan yang melawan arus.
Pelanggaran tersebut dinilai berisiko memicu kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengendara lain, sehingga upaya pencegahan menjadi bagian penting dalam mewujudkan lalu lintas yang lebih aman.
Dalam praktiknya, petugas akan mengedepankan sosialisasi keselamatan, edukasi safety riding_ bagi pengendara sepeda motor, serta _safety driving_ bagi pengemudi kendaraan. Penegakan hukum juga dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan teguran simpatik.
Untuk menjaga profesionalitas, setiap personel diwajibkan didampingi anggota Provos saat melakukan penindakan tilang sebagai bagian dari pengawasan internal.
Sasaran Sosialisasi hingga ke Sekolah dan Komunitas
Selain penindakan, sosialisasi keselamatan berlalu lintas akan digencarkan secara masif dengan menyasar ruang-ruang publik, seperti *sekolah, kampus, hingga komunitas otomotif dan pengemudi transportasi umum*, serta melibatkan media massa dan media social.
Operasi ini juga menargetkan sembilan jenis pelanggaran berisiko tinggi, dengan pendekatan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum melalui tilang elektronik maupun penindakan manual di wilayah tertentu.
Berlaku Juga di Jambi
Untuk wilayah Jambi, Polda Jambi dijadwalkan melaksanakan Operasi Patuh Siginjai dalam periode yang sama, yakni 26 Oktober sampai 8 November 2026
Korlantas Polri mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari perubahan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.(MM#).










