Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Qixiobuzz.com – SEOUL. Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menegaskan akan terus melanjutkan upaya memulihkan dialog dengan Korea Utara (Korut) demi perdamaian di Semenanjung Korea, meskipun ketegangan di perbatasan kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Presiden Korsel Lee Jae Myung menyatakan, Seoul akan tetap menempuh jalur diplomatik dan bertindak sebagai pihak yang terlibat langsung sekaligus “pemacu” dalam proses perdamaian. Pemerintahannya berjanji menghormati sistem politik Korut dan secara bertahap membangun kembali kepercayaan melalui pemulihan saluran komunikasi dasar.

“Kami akan terus membuka pintu dialog. Perdamaian tidak bisa dibangun tanpa komunikasi,” ujar Lee dalam berbagai kesempatan, seperti dikutip media internasional.

Upaya itu juga didukung kerja sama Korsel dengan Amerika Serikat. Dalam pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump pada September 2026, kedua pemimpin sepakat bekerja sama erat untuk membantu membuka kembali dialog dengan pemimpin Korut Kim Jong Un.

Lee bahkan mendesak Washington mempertimbangkan pelonggaran sanksi sebagai imbalan atas pembekuan program senjata Korut. Menurutnya, pembatasan yang ada selama ini terbukti tidak efektif, sementara Pyongyang terus memperluas persenjataan nuklir dan mengembangkan teknologi rudal balistik antarbenua.

 

Tawaran Dialog di Tengah Ketegangan DMZ

Ketegangan terbaru dipicu ledakan ranjau di Zona Demiliterisasi (DMZ) pada 21 September 2026 yang melukai tiga personel militer Korsel. Hasil investigasi Seoul dan Komando PBB menyimpulkan ledakan itu dipicu ranjau yang dipasang militer Korut, dan menyebutnya sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata 1953.

Baca Juga :  Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Menanggapi insiden tersebut, Menteri Unifikasi Korsel Chung Dong-young justru mengajukan tawaran perundingan langsung kepada Pyongyang untuk memverifikasi dan melakukan survei ulang terhadap Garis Demarkasi Militer (MDL).

“Pada akhirnya, akar masalah insiden ini terletak pada persoalan garis gencatan senjata. Kita harus bertemu sekarang dan berkomunikasi,” kata Chung.

Ia menegaskan, setidaknya kedua pihak harus mulai berkomunikasi untuk mencegah kesalahpahaman yang bisa memicu eskalasi lebih besar.

 

Respons Pyongyang Masih Dingin

Namun, tawaran dialog Seoul sejauh ini belum mendapat sambutan positif dari Pyongyang. Korut membantah keterlibatannya dalam ledakan ranjau dan menyebut tuduhan Seoul sebagai provokasi.

Kim Yo Jong, adik pemimpin Korut Kim Jong Un, bahkan menyebut tawaran dialog Seoul sebagai lelucon dan menolak tuntutan permintaan maaf dari militer Korsel.

Situasi makin memanas setelah Korut meluncurkan rudal balistik dari Wonsan ke Laut Timur pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Rudal tersebut terbang sejauh lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh di perairan Laut Jepang. Itu merupakan peluncuran kedua dalam kurun 13 hari terakhir.

Baca Juga :  1500 SM: Orang Polinesia, Mesir Kuno, Yunani, Fenisia dan Austronesia Sudah Menaklukkan Lautan Luas

Pemerintah Seoul mendesak Pyongyang segera menghentikan peluncuran rudal yang dinilai melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Korsel juga meningkatkan pengawasan perbatasan dan memperkuat koordinasi keamanan dengan AS dan Jepang.

 

Langkah Damai Sejak Awal Pemerintahan

Meski menghadapi penolakan, pemerintahan Lee sejak awal telah mengambil langkah-langkah meredakan ketegangan. Pada 11 Juni 2025, Presiden Lee memerintahkan penghentian siaran pengeras suara di perbatasan yang ditujukan ke Korut.

Langkah itu diambil dengan maksud memulihkan kepercayaan dalam hubungan antar-Korea dan membangun perdamaian di Semenanjung Korea, sekaligus mengurangi penderitaan warga di wilayah perbatasan yang terdampak kebisingan.

Selain itu, Seoul juga menawarkan kerja sama di berbagai bidang non-politik, seperti kesehatan, penanganan bencana, dan perubahan iklim, sebagai jembatan untuk membangun kembali kepercayaan.

 

Harapan Tetap Terbuka

Pengamat menilai, jalan menuju dialog masih panjang. Korut terus mempererat hubungan strategis dengan Rusia dan China, serta menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap peningkatan kemampuan pertahanan negara-negara tetangganya.

Namun bagi Seoul, dialog tetap menjadi pilihan utama. Pemerintah Korsel menilai, tanpa komunikasi, risiko konflik akibat salah perhitungan di perbatasan akan semakin besar.(MM#).

 

 

Berita Terkait

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB
AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Aprillia Sapu Bersih Podium 1-2-3-4
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Tiba di Jakarta,Bertemu Presiden Prabowo di Istana
TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA
ILMUAN BELGIA RAIH PENGHARGAAN NOBEL FISIKA 2026
MENGENAL KEPEMIMPINAN NAYIB BUKELE: DARI PRESIDEN MILENIAL HINGGA “DIKTATOR TERKEREN DI DUNIA “
KELOMPOK POLITIK TERBESAR EROPA TOLAK 15 MILIAR EURO UNTUK REKONSTRUKSI GAZA
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:10 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Aprillia Sapu Bersih Podium 1-2-3-4

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Tiba di Jakarta,Bertemu Presiden Prabowo di Istana

Berita Terbaru

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Internasional

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Senin, 19 Okt 2026 - 07:37 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB (Foto: Lequotidien)

Internasional

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:38 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT (Foto:detik)

Internasional

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:10 WIB