Loetoeng Kasaroeng 1926: Film Pertama di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Loetoeng Kasaroeng 1926: Film Pertama di Indonesia(Foto: Istimewa)

Loetoeng Kasaroeng 1926: Film Pertama di Indonesia(Foto: Istimewa)

Qixiobuzz.com – JAKARTA.Loetoeng Kasaroeng tercatat sebagai film pertama yang diproduksi di Indonesia. Film bisu hitam putih ini dirilis pada 31 Desember 1926 di Bandung. Meski sudah hampir 100 tahun, film ini tetap menjadi tonggak penting sejarah perfilman nasional.

 Cerita Rakyat Sunda yang Diangkat ke Layar Lebar

Film Loetoeng Kasaroeng mengadaptasi cerita rakyat Sunda yang sangat populer di Jawa Barat. Kisahnya tentang seorang pangeran yang dikutuk menjadi kera putih bernama “Loetoeng” dan petualangannya bersama dua putri raja. Cerita ini dipilih karena dekat dengan budaya lokal dan mudah dipahami masyarakat pada masa itu. Naskah diangkat dari dongeng yang sering diceritakan secara lisan.

Diproduksi oleh L. Heuveldorp, Disutradarai G. Krugers

Film ini diproduksi oleh Java Film Company  milik L. Heuveldorp, seorang pengusaha Belanda di Bandung. Sutradaranya adalah G. Krugers Yang menarik, seluruh pemainnya adalah orang Indonesia asli dari kalangan priyayi dan seniman Sunda. Ini menjadikan Loetoeng Kasaroeng sebagai film pertama yang benar-benar melibatkan talenta lokal, bukan hanya kru Belanda.

Baca Juga :  Setiap Tanggal 17 Agustus Indonesia Memperingati Hari Kemerdekaan

 Film Bisu Tanpa Dialog, Hanya Musik Pengiring

Seperti film-film era 1920-an, Loetoeng Kasaroeng adalah film bisu. Tidak ada dialog suara, hanya adegan dan teks antar adegan berbahasa Melayu dan Belanda. Saat pemutaran di bioskop, biasanya diiringi musik gamelan atau orkes langsung. Film ini berdurasi sekitar 60 menit dan diputar pertama kali di *Bioskop Elite, Bandung*.

Jejak Film yang Hilang dan Pentingnya Pelestarian

Baca Juga :  Mari Kita wujudkan Jambi sebagai lumbung pangan Sumatera

Sayangnya, hingga kini kopi asli film Loetoeng Kasaroeng dinyatakan hilang. Kondisi iklim tropis, nitrat film yang mudah terbakar, dan minimnya perhatian pelestarian membuat banyak film awal Indonesia musnah. Yang tersisa hanya foto-foto adegan, poster, dan catatan sejarahnya. Karena itu film ini sering disebut sebagai “film hantu” oleh para sejarawan.

 Warisan Sejarah Sinema Indonesia

Meskipun fisik filmnya tidak ada lagi, Loetoeng Kasaroeng 1926 tetap diakui sebagai titik awal sinema Indonesia. Tanggal rilisnya, 31 Desember 1926, sering dijadikan rujukan awal perfilman nasional. Kini perfilman Indonesia sudah berkembang pesat, tapi Loetoeng Kasaroeng mengingatkan kita bahwa industri ini lahir dari cerita rakyat, talenta lokal, dan semangat perintis di Bandung 100 tahun lalu. (MM#)

Berita Terkait

Setiap Tanggal 17 Agustus Indonesia Memperingati Hari Kemerdekaan
11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional
Penyiar Radio Pertama di Dunia: Reginald Fessenden, Suara Pertama yang Mengudara 1906.
The Telman Brothers: Group Band Pertama di Indonesia dan Tertua di Dunia.
Roundhay Garden Scene 1888: Film Pertama di Dunia yang Berdurasi 2 Detik
Sejarah Berdirinya RRI Jambi: Dari Radio Jambi 1957 Hingga Gedung Telanaipura 1974
Lukisan Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia Bukti Peradaban Nusantara Kuno
Presiden Prabowo Temui 150 Periset BRIN di Istana Negara, Dorong Riset untuk Kemandirian Bangsa.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Setiap Tanggal 17 Agustus Indonesia Memperingati Hari Kemerdekaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:58 WIB

11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Penyiar Radio Pertama di Dunia: Reginald Fessenden, Suara Pertama yang Mengudara 1906.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:23 WIB

The Telman Brothers: Group Band Pertama di Indonesia dan Tertua di Dunia.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Roundhay Garden Scene 1888: Film Pertama di Dunia yang Berdurasi 2 Detik

Berita Terbaru