Qixiobuzz.com – CHEONGJU, KOREA SELATAN. Perempuan dari berbagai negara berkumpul di Kota Cheongju, Korea Selatan, untuk membahas peran strategis perempuan dalam membangun perdamaian dunia.
Konferensi yang digelar oleh International Women Peace Group (IWPG) ini berlangsung selama dua hari, 17 hingga 18 September 2026 hari ini. Mengusung tema “Everyday Peace, Women’s Power, Shaping Global Governance” atau Kekuatan Perempuan Membentuk Tata Kelola Global.
Konferensi ini menekankan bahwa perempuan bukan hanya korban konflik, tetapi juga aktor utama perdamaian.
Ketua IWPG Jeon Na-young menegaskan, perdamaian tidak hanya dibahas di meja perundingan internasional, tetapi juga dimulai dari kehidupan sehari-hari, dari keluarga dan komunitas.
Sejumlah tokoh perempuan dunia turut menjadi pembicara. Menteri Negara Urusan Perempuan Yaman, Ahad Mohammed Salem Gaasos, menyoroti perempuan sebagai mitra dalam mengakhiri konflik. Sementara Duta Besar Kenya untuk Korea, Emmy Jerono Kipsoi, menekankan pentingnya kepemimpinan perempuan dari akar rumput.
Indonesia sendiri pada April lalu juga menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Welcome Clubs International (WCI) ke-17 di The Westin Jakarta. Konferensi yang dihadiri belasan negara itu mengusung tema “Bridging Traditions and Transformations: Empowering Women through Education and Cultural Heritage”.
Pesan utama dari kedua konferensi tersebut sama: kemajuan dunia tidak akan tercapai tanpa partisipasi aktif dan kepemimpinan perempuan yang inklusif.(MM#).










