Yudaisme: Agama Monoteis Tertua di Dunia yang Berusia Lebih dari 3.500 Tahun.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yudaisme: Agama Monoteis Tertua di Dunia yang Berusia Lebih dari 3.500 Tahun.(Fotoh:mediadakwa)

Yudaisme: Agama Monoteis Tertua di Dunia yang Berusia Lebih dari 3.500 Tahun.(Fotoh:mediadakwa)

Qixiobuzz.com –  Di antara agama-agama besar dunia, Yudaisme atau Agama Yahudi dikenal sebagai agama monoteis tertua yang masih dijalankan hingga sekarang. Dengan sejarah lebih dari 3.500 tahun, Yudaisme menjadi fondasi bagi agama-agama Abrahamik lainnya seperti Kristen dan Islam.

 

Dimulai dari Perjanjian Allah dengan Abraham

Sejarah Yudaisme dimulai sekitar 2000 SM dengan kisah Nabi Abraham  di tanah Kanaan. Umat Yahudi meyakini bahwa Allah membuat perjanjian dengan Abraham untuk menjadi “bapak dari banyak bangsa”. Perjanjian ini kemudian diteguhkan kembali kepada Nabi Musa di Gunung Sinai sekitar 1300 SM, ketika menerima 10 Perintah Allah atau _Aseret HaDibrot.

Kitab Taurat sebagai Pedoman Hidup

Sumber utama ajaran Yudaisme adalah Taurat, 5 kitab pertama dalam Tanakh atau Alkitab Ibrani. Taurat berisi hukum, sejarah, dan perintah Tuhan kepada umat Israel. Selain Taurat, ada juga Talmud yang berisi penafsiran para rabi selama berabad-abad. Hingga 2026, Taurat masih dibaca dan dipelajari di sinagoga setiap hari Sabat.

Baca Juga :  Zoroastrianisme: Agama Monoteis Tertua di Dunia yang Lahir 3500 Tahun Lalu

Konsep Monoteisme Pertama di Dunia

Yang membuat Yudaisme istimewa adalah konsep monoteisme- menyembah satu Tuhan yang Esa. Pada masa 1500-1000 SM, sebagian besar peradaban masih menyembah banyak dewa. Yudaisme menjadi agama pertama yang memperkenalkan gagasan bahwa hanya ada *satu Tuhan: Yahweh*. Konsep ini kemudian memengaruhi lahirnya agama Kristen dan Islam.

Perjalanan Panjang Penuh Ujian

Sepanjang sejarah, umat Yahudi mengalami banyak pengusiran, pembuangan ke Babilonia, penghancuran Bait Suci di Yerusalem, hingga Holocaust pada Perang Dunia II. Meski begitu, identitas dan ajaran Yudaisme tetap bertahan. Tahun 1948  ditandai dengan berdirinya Negara Israel sebagai tanah air bagi bangsa Yahudi setelah hampir 2.000 tahun diaspora.

Baca Juga :  Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia

Yudaisme di Era Sekarang

Hingga sekarang , jumlah umat Yahudi di dunia sekitar 15 juta jiwa. Mereka tersebar di Israel, Amerika Serikat, Eropa, dan berbagai negara lain. Hari besar seperti Rosh Hashanah, Yom Kippur, dan Paskah Yahudi masih dirayakan dengan khidmat. Sebagai agama tertua yang monoteis, Yudaisme terus menjadi pusat studi sejarah, filsafat, dan hukum agama dunia.

Berita Terkait

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an
Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.
Gulat, Olahraga Tertua di Dunia yang Usianya Sudah Lebih dari 15.000 Tahun
Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis
Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia
Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun
Mengenal Shintoisme, Agama Tertua Asal Jepang yang Usianya Ribuan Tahun
Mengenal Taoisme, Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Raden Hamzah: Pejuang Sejati, Panglima Perang Kesultanan Jambi.

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Epos Lagaligo, Karya Sastra Tertua dan Terpanjang di Dunia dari Tanah Bugis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Agama Islam: Agama Samawi Terakhir yang Lahir 1.400 Tahun Lalu dan Berkembang Pesat di Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Kekristenan Termasuk Agama Tertua di Dunia, Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

Berita Terbaru