Qixiobuzz.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima 150 periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN di Istana Negara, Jakarta, 6 Agustus 2026. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas arah riset nasional dan peran ilmuwan dalam mewujudkan kemandirian Indonesia di berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya riset sebagai fondasi pembangunan jangka panjang. “Kita tidak bisa terus bergantung pada teknologi negara lain. Para periset BRIN adalah ujung tombak untuk memastikan Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, dari pangan, energi, kesehatan, hingga pertahanan,” ujar Presiden di hadapan 150 ilmuwan dari berbagai bidang.
Para periset BRIN memaparkan sejumlah capaian riset strategis tahun 2025-2026. Mulai dari pengembangan vaksin dalam negeri, teknologi baterai untuk kendaraan listrik, inovasi pertanian tahan iklim, hingga riset properti bangunan tahan gempa dan maritim. Presiden mengapresiasi kerja para peneliti dan meminta agar hasil riset segera dihilirisasi agar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Presiden Prabowo juga menyinggung soal peningkatan anggaran dan fasilitas riset. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan lebih besar bagi BRIN, termasuk beasiswa, laboratorium modern, dan kerja sama internasional. “Negara hadir untuk para ilmuwan. Riset bukan biaya, riset adalah investasi masa depan bangsa,” tegasnya.
Pertemuan di tutup dengan dialog terbuka antara Presiden dan para periset muda BRIN Banyak dari mereka menyampaikan tantangan di lapangan dan harapan agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium. Dengan pertemuan ini, pemerintah berharap sinergi antara kebijakan negara dan dunia riset semakin kuat demi Indonesia Emas 2045, Pesan Presiden “ Riset bukan biaya , riset adalah investasi masa depan bangsa “ Dukungan penuh untuk ilmuan Indonesia. (MM#).










