PULAU INDONESIA DAN MALAYSIA APAKAH PERNAH MENYATU SATU DARATAN? JAWABANNYA: PERNAH!

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PULAU INDONESIA DAN MALAYSIA APAKAH PERNAH MENYATU SATU DARATAN?  (FOTO; tangselpos)

PULAU INDONESIA DAN MALAYSIA APAKAH PERNAH MENYATU SATU DARATAN? (FOTO; tangselpos)

Qixiobuzz.com – JAKARTA. Jika Anda melihat peta, Pulau Sumatera, Semenanjung Malaysia, dan Kalimantan itu seperti puzzle yang hampir nyambung. Terpisah tipis oleh Selat Malaka dan Laut Cina Selatan.

Pertanyaannya: apakah dulu Indonesia dan Malaysia pernah menyatu satu daratan?

Jawabannya: YA, PERNAH. Bahkan tidak hanya Malaysia, tapi Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali itu dulunya SATU BENUA!

Benua itu namanya SUNDALAND atau Paparan Sunda.

 

Kapan Menyatunya? Zaman Es

Kisahnya berawal sekitar 20.000 tahun lalu, pada Zaman Es Terakhir (Last Glacial Maximum).

Saat itu, bumi sangat dingin. Miliaran ton air laut membeku menjadi es di Kutub Utara dan Selatan. Akibatnya, permukaan air laut global *turun drastis hingga 120 – 150 meter!

 

Apa yang terjadi?

Laut-laut dangkal di Indonesia Barat yang sekarang kita kenal menjadi daratan kering:

– Laut Jawa yang dalamnya cuma 40 meter, menjadi padang rumput savana yang luas

– Selat Malaka menjadi sungai raksasa

– Laut Natuna dan Laut Cina Selatan menjadi dataran rendah

Maka terbentanglah sebuah benua raksasa seluas 1,8 Juta Kilometer Persegi, hampir setengah benua Australia, yang menyatukan:

Baca Juga :  PRESIDEN PRABOWO LUNCURKAN HILIRISASI Rp 180 TRILIUN

Semenanjung Malaya + Sumatera + Jawa + Kalimantan + Bali + Thailand Selatan

Benua inilah yang disebut SUNDALAND. Di benua inilah manusia purba dan hewan-hewan berjalan kaki tanpa perlu perahu.

 

Buktinya Apa?

  1. Hewannya Sama: Kenapa Harimau, Gajah, Badak, Tapir, Orangutan ada di Sumatera, Kalimantan DAN Malaysia? Tapi tidak ada di Papua? Karena dulu mereka satu daratan. Mereka bisa jalan kaki dari Malaysia ke Jawa. Hewan-hewan itu tidak bisa berenang menyeberangi Selat Malaka yang dalam.
  2. Sungainya Masih Ada: Di dasar Laut Jawa dan Selat Malaka, ilmuwan menemukan bekas aliran sungai purba raksasa bernama *Sungai Sunda Utara* yang panjangnya ribuan kilometer. Itu bukti dulu itu daratan.
  3. Manusia Purba Jalan Kaki: Manusia Homo Erectus dari Sangiran (Jawa) dan Homo Floresiensis bisa bermigrasi dari daratan Asia ke Indonesia melalui Sundaland tanpa perahu.

 

Lalu Kenapa Tenggelam dan Jadi Pulau-Pulau?

Sekitar 14.500 hingga 8.000 tahun lalu, zaman es berakhir. Suhu bumi memanas.

Es di kutub mencair dengan sangat cepat dalam peristiwa yang disebut *Meltwater Pulse*. Air laut naik 120 meter kembali.

Perlahan-lahan, dataran rendah Sundaland tergenang. Gunung-gunung yang tinggi di Sundaland yang dulu jadi bukit, kini jadi pulau: Gunung di Sumatera, Gunung di Kalimantan, Gunung di Jawa.

Baca Juga :  PRESIDEN FIFA GIANNI INFANTINO AKAN SAKSIKAN LANGSUNG FINAL INDONESIA VS THAILAND

Dataran rendah di antaranya tenggelam menjadi Selat Malaka, Laut Jawa, dan Laut Cina Selatan.

 

Kisah Banjir Besar Dunia?

Banyak peneliti mengaitkan tenggelamnya Sundaland dengan mitos banjir besar di hampir semua kebudayaan: Banjir Nuh, banjir Manu di India, hingga legenda Atlantis yang hilang. Plato menggambarkan Atlantis sebagai benua maju di sebelah barat yang tenggelam dalam satu malam. Banyak yang percaya Atlantis itu adalah Sundaland.

 

Kenapa Papua dan Sulawesi Tidak Nyambung?

Indonesia Timur tidak pernah nyambung dengan Malaysia.

Indonesia Timur termasuk benua lain bernama SAHULAND yang menyatukan Papua, Australia, dan Aru. Di tengahnya ada garis pemisah yang disebut Garis Wallace.

Garis Wallace ini adalah palung laut dalam (Selat Makassar dan Selat Lombok) yang dalamnya ribuan meter, sehingga walaupun air laut turun 120 meter, palung itu tetap jadi laut. Hewan tidak bisa menyeberang.

Makanya fauna di Indonesia Barat (Harimau, Gajah) mirip Asia, tapi fauna di Indonesia Timur (Kanguru, Kasuari, Cendrawasih) mirip Australia.(MM#).

Berita Terkait

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit
RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGERI JAMBI
KALIMANTAN TENGAH DISELIMUTI KABUT ASAP, KUALITAS UDARA MASUK LEVEL BERBAHAYA
GARUDA PERTIWI MUDA MENGAMUK! INDONESIA LOLOS KE PIALA ASIA U-17 PUTRI USAI BANTAI SINGAPURA 5-0
TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA
PRESIDEN PRABOWO LUNCURKAN HILIRISASI Rp 180 TRILIUN
KADIN DORONG UMKM MANFAATKAN PELUANG PERANG TARIF AS-KANADA
DPR RESMI SAHKAN RUU PERLINDUNGAN KETENAGAKERJAAN JADI UNDANG-UNDANG
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:57 WIB

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:27 WIB

RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGERI JAMBI

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:59 WIB

KALIMANTAN TENGAH DISELIMUTI KABUT ASAP, KUALITAS UDARA MASUK LEVEL BERBAHAYA

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:51 WIB

GARUDA PERTIWI MUDA MENGAMUK! INDONESIA LOLOS KE PIALA ASIA U-17 PUTRI USAI BANTAI SINGAPURA 5-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA

Berita Terbaru

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Internasional

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Senin, 19 Okt 2026 - 07:37 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB (Foto: Lequotidien)

Internasional

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:38 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT (Foto:detik)

Internasional

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:10 WIB