Inggris Jatuhkan Sanksi ke Israel, Tel Aviv Meradang dan Tutup Konsulat di Yerusalem Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 01:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inggris Jatuhkan Sanksi ke Israel, Tel Aviv Meradang dan Tutup Konsulat di Yerusalem Timur
(Foto: salam-online
/AI)

Inggris Jatuhkan Sanksi ke Israel, Tel Aviv Meradang dan Tutup Konsulat di Yerusalem Timur (Foto: salam-online /AI)

Qixiobuzz.com, LONDON / YERUSALEM – Hubungan Inggris-Israel memanas setelah Pemerintah Inggris mengumumkan sanksi baru terhadap produk dari permukiman Israel di Tepi Barat, Selasa 8 September 2026. Langkah London langsung di balas Tel Aviv dengan menutup Konsulat Inggris di Yerusalem Timur dan melarang masuk sejumlah politisi Inggris.

Sanksi Inggris Menargetkan Produk Permukiman Israel

Inggris memberlakukan larangan impor terhadap sejumlah produk yang berasal dari permukiman Israel di Tepi Barat. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari tekanan London untuk mendorong penghentian ekspansi permukiman dan mendukung penyelesaian konflik melalui solusi dua negara.

Inggris: “Berdiri Melawan Ketidakadilan”

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyebut sanksi ini sebagai bentuk nyata dukungan Inggris terhadap solusi dua negara. “Kepemimpinan adalah mengambil tindakan ketika ada ketidakadilan, ketika orang-orang di usir dari rumah mereka,” ujar Burnham di Parlemen.

Menteri Luar Negeri Ed Miliband mengumumkan larangan impor barang dari permukiman di Tepi Barat, serta sanksi terhadap perusahaan dan individu yang terlibat dalam ekspansi permukiman. Ia bahkan menyebut ada “pembersihan etnis” oleh pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Baca Juga :  Mengenal Taoisme, Salah Satu Agama Tertua di Dunia yang Lahir 2.500 Tahun Lalu

Inggris bertindak bersama Prancis, Kanada dan 9 negara Eropa lainnya dalam koordinasi sanksi ini.

Tel Aviv Meradang: Konsulat Di tutup, Diplomat Di usir

Israel merespons keras. Menlu Gideon Sa’ar menyebut keputusan Inggris “keputusan politik absurd” dan “campur tangan terang-terangan” dalam urusan kedaulatan Israel.

Langkah balasan Israel:

  1. Menutup Konsulat Inggris di Yerusalem Timur dalam 30 hari. Konsulat ini selama ini mewakili Inggris untuk Palestina di Yerusalem, Tepi Barat, dan Gaza.
  2. Melarang 12 politisi Inggris masuk Israel, termasuk Jeremy Corbyn dan Diane Abbott.
  3. Mengusir tim Inggris yang melatih pasukan keamanan Otoritas Palestina di Ramallah.
  4. Mengeluarkan diplomat Inggris dari pusat koordinasi Gaza di Kiryat Gat.

“Pesan kepada pemerintah mana pun yang menyakiti kami jelas: siapa pun yang bertindak melawan Israel, Israel akan bertindak melawan mereka,” tegas Sa’ar.

Baca Juga :  Inggris Jatuhkan Sanksi ke Israel, Tel Aviv Meradang dan Tutup Konsulat di Yerusalem Timur

Hubungan Inggris-Israel Memanas di Tengah Konflik Palestina

Ketegangan diplomatik antara London dan Tel Aviv semakin meningkat setelah kebijakan sanksi Inggris di berlakukan. Perselisihan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perdagangan produk dari permukiman, tetapi juga menyangkut sikap masing-masing negara terhadap isu Palestina dan ekspansi permukiman di Tepi Barat.

Dampak dan Reaksi

Sanksi Inggris menargetkan produk pertanian permukiman seperti kurma, jeruk, dan anggur yang nilainya kecil bagi total ekspor Israel. Namun secara politik langkah ini di anggap salah satu perubahan kebijakan terbesar Inggris terhadap Israel dalam bertahun-tahun.

Reaksi di Inggris terbelah. Chief Rabbi Sir Ephraim Mirvis menyebutnya “hari kelam bagi Yahudi Inggris”. Sementara Presiden Palestina menyambut sanksi sebagai langkah penting melawan “sistem kolonial” Israel. AS menyatakan tidak akan mengikuti langkah Inggris. Menlu AS Marco Rubio menyebut sanksi bisa destabilisasi Tepi Barat. Hingga kini Israel belum mengumumkan tindakan balasan serupa terhadap Prancis dan Kanada.(MM*)

Berita Terkait

Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026
HEBOH! AKSI WALK OUT MASSAL TERJADI DI SIDANG MAJELIS PBB SAAT NETANYAHU PIDATO
RAJA DJOSER SANG ARSITEK PERTAMA PIRAMIDA – 2700 SM
SUKU ASLI AUSTRALIA: ANTARA PERAYAAN BUDAYA DAN TANTANGAN DISKRIMINASI
KENAPA IKAN DI TIAP NEGARA BEDA JENIS? MESKI LAUT NYAMBUNG SE-DUNIA SATU HAMPARAN
RATUANS JURNALIS DARI 150 NEGARA BERKUMPUL DI MOSKOW BAHAS MEDIA DI TENGAH KONFLIK GLOBAL
FENOMENA MIDNIGHT SUN – DESA YANG 4 BULAN TIDAK PERNAH MALAM DI KEPULAUAN SVALBARD, NORWEGIA
ASIAN GAMES 2026 RESMI DIGELAR DI NAGOYA JEPANG
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 08:37 WIB

Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 - 19:21 WIB

HEBOH! AKSI WALK OUT MASSAL TERJADI DI SIDANG MAJELIS PBB SAAT NETANYAHU PIDATO

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

RAJA DJOSER SANG ARSITEK PERTAMA PIRAMIDA – 2700 SM

Rabu, 23 September 2026 - 15:32 WIB

SUKU ASLI AUSTRALIA: ANTARA PERAYAAN BUDAYA DAN TANTANGAN DISKRIMINASI

Rabu, 23 September 2026 - 13:37 WIB

KENAPA IKAN DI TIAP NEGARA BEDA JENIS? MESKI LAUT NYAMBUNG SE-DUNIA SATU HAMPARAN

Berita Terbaru

PULAU-PULAU INDONESIA: DULUNYA  APAKAH SATU DARATAN( Zona Priangan )

Sejarah

PULAU-PULAU INDONESIA: DULUNYA APAKAH SATU DARATAN?

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:42 WIB

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA(Foto:SINDO News)

Agama

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA

Sabtu, 26 Sep 2026 - 15:09 WIB