Qixiobuzz.com – JAMBI. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr.H. Fadli Zon,SS,M.Sc. meresmikan Museum Sriwijaya Dharmakirti yang berada di kawasan *Kompleks Percandian Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Peresmian museum ini menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian cagar budaya dan penguatan identitas sejarah Kerajaan Sriwijaya di Nusantara.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan bahwa Museum Sriwijaya Dharmakirti hadir untuk menjadi pusat edukasi, riset, dan wisata budaya. “Museum ini bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga jembatan untuk mengenalkan kejayaan peradaban Sriwijaya kepada generasi muda dan dunia,” ujarnya. Ia berharap museum dapat menjadi destinasi unggulan yang mengangkat marwah Jambi sebagai salah satu pusat peradaban Buddha terbesar di Asia Tenggara.
Museum Sriwijaya Dharmakirti menampilkan koleksi artefak, prasasti, arca, dan replika percandian yang di temukan di kawasan Muaro Jambi. Nama “Dharmakirti” sendiri di ambil untuk menghormati salah satu cendekiawan Buddha terkemuka yang pernah belajar di pusat pendidikan Muaro Jambi pada masa kejayaan Sriwijaya. Dengan konsep modern dan tata pamer yang interaktif, museum ini di harapkan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Gubernur Jambi dan para pemangku adat yang hadir menyambut baik peresmian ini. Mereka menilai keberadaan museum akan memperkuat upaya pelindungan kawasan cagar budaya Muaro Jambi sekaligus mendorong ekonomi kreatif masyarakat sekitar. “Kami siap bersinergi menjaga kelestarian candi dan mendukung museum ini menjadi kebanggaan masyarakat Jambi,” kata salah satu perwakilan pemerintah daerah.
Dengan di resmikannya Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kementerian Kebudayaan menargetkan kawasan Muaro Jambi dapat masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO. Langkah ini di harapkan tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menjadikan Jambi sebagai pusat studi sejarah, agama, dan budaya Sriwijaya yang mendunia. (MM#)










