Sungai Batanghari Jambi, Sungai Terpanjang di Sumatera Warisan Sejarah dan Tantangan Pelestarian

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO/Tempo)

(ANTARA FOTO/Tempo)

Qixiobuzz.com – JAMBI. Sungai Batanghari  merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dengan panjang sekitar 800 km. Sungai yang melintasi Provinsi Jambi ini bermuara di Selat Berhala dan berhulu di Pegunungan Bukit Barisan, tepatnya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Keberadaannya menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Jambi dari hulu hingga hilir.

Sejak zaman Kerajaan Melayu Jambi dan Sriwijaya, Batanghari sudah menjadi jalur perdagangan dan transportasi utama. Perahu-perahu dagang membawa hasil bumi seperti lada, gambir, dan damar menyusuri sungai ini menuju pelabuhan di muara. Hingga kini, aktivitas masyarakat di bantaran Batanghari masih sangat bergantung pada sungai, mulai dari nelayan, petani, hingga pedagang pasar apung.

Baca Juga :  Dari Sriwijaya ke Tibet: Jejak Dharmakirti Sang Mahaguru Nusantara

Selain fungsi ekonomi, Sungai Batanghari juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Di sepanjang alirannya berdiri situs-situs penting seperti Kompleks Percandian Muaro Jambi yang dulu menjadi pusat pendidikan Buddha. Masyarakat sekitar juga memiliki berbagai tradisi dan ritual yang berkaitan dengan sungai, sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur.

Namun saat ini Sungai Batanghari menghadapi berbagai tantangan. Pencemaran limbah rumah tangga, industri, dan aktivitas pertambangan menjadi ancaman bagi kualitas air. Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat terus berupaya melakukan konservasi, reboisasi di daerah hulu, dan penertiban aktivitas yang merusak ekosistem sungai agar Batanghari tetap lestari.

Baca Juga :  Sejarah Berdirinya RRI Jambi: Dari Radio Jambi 1957 Hingga Gedung Telanaipura 1974

Dengan segala peran dan sejarahnya, Sungai Batanghari bukan hanya sekadar aliran air. Ia adalah identitas Jambi, sumber kehidupan, dan warisan yang harus dijaga bersama. Pelestarian Batanghari berarti menjaga masa depan masyarakat Jambi dan keberlangsungan budaya yang telah hidup ratusan tahun di tepiannya.jaga bersama kelestarian Sungai Batanghari untuk anak cucu kita. (MM#)

Berita Terkait

Busana Tradisional Merupakan Cerminan Identitas Suatu Bangsa
Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an
Tradisi Marakka Bola: Angkat Rumah Adat Bugis yang Hanya Ada di Suku Bugis
Peradaban Sumeria: Awal Mula Peradaban Manusia di Dunia
Roundhay Garden Scene 1888: Film Pertama di Dunia yang Berdurasi 2 Detik
Sejarah Naskah Incung atau Tambo Kerinci: Kitab Pusaka Penjaga Adat Suku Kerinci
Sejarah Berdirinya RRI Jambi: Dari Radio Jambi 1957 Hingga Gedung Telanaipura 1974
Lukisan Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia Bukti Peradaban Nusantara Kuno
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Busana Tradisional Merupakan Cerminan Identitas Suatu Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Kebaya: Bukti Perempuan Nusantara Sudah Berbusana Anggun Sejak 1400-an

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Tradisi Marakka Bola: Angkat Rumah Adat Bugis yang Hanya Ada di Suku Bugis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Peradaban Sumeria: Awal Mula Peradaban Manusia di Dunia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Roundhay Garden Scene 1888: Film Pertama di Dunia yang Berdurasi 2 Detik

Berita Terbaru