Rohana Kudus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia dari Nagari Koto Gadang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rohana Kudus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia dari Nagari Koto Gadang
(Foto: suluah/AI)

Rohana Kudus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia dari Nagari Koto Gadang (Foto: suluah/AI)

Qixiobuzz.com = BUKIT TINGGI, Nama Rohana Kudus selalu disebut sebagai jurnalis perempuan pertama di Indonesia. Lahir di Nagari Koto Gadang, Agam, Sumatra Barat, 20 Desember 1884, Rohana mematahkan stigma bahwa dunia pers hanya milik laki-laki pada awal abad ke-20.

Merintis Karier Jurnalistik di Usia Muda

Rohana Kudus mulai menulis sejak usia 15 tahun. Ia gemar membaca surat kabar dan buku yang di bawa pedagang dari luar daerah. Pada tahun 1912, bersama suaminya, ia mendirikan *Surat Kabar “Soenting Melajoe” di Bukit Tinggi. Koran ini menjadi media pertama di Indonesia yang di kelola dan di pimpin langsung oleh seorang perempuan.

Baca Juga :  Kabar Baik Honorer 2026, Insentif PPPK Paruh Waktu Diusulkan Naik

Soenting Melajoe”: Suara Perempuan Minangkabau

“Soenting Melajoe” terbit 2 kali seminggu dengan bahasa Melayu. Isinya tidak hanya berita, tapi juga edukasi tentang kesehatan, pendidikan anak, ekonomi rumah tangga, dan emansipasi perempuan. Rohana menulis dengan nama samaran “Kalamak”. Melalui tulisannya, ia mengajak perempuan Minangkabau untuk melek huruf, berdagang, dan mandiri.

Di tangkap Belanda Karena Tulisannya

Keberanian Rohana membuat pemerintah kolonial Belanda gerah. Pada tahun 1918, ia di tangkap dan di penjara selama 3 bulan di Penjara Bukit Tinggi karena tulisannya di anggap menghasut rakyat untuk melawan penjajah. Ia menjadi wartawati pertama yang di penjara karena idealisme jurnalistiknya. Setelah bebas, ia tetap menulis dan berjuang lewat pendidikan.

Baca Juga :  Agama Hindu: Agama Tertua di Dunia yang Bertahan Lebih dari 4000 Tahun

Warisan Hingga Hari Ini

Selain jurnalis, Rohana Kudus juga pendiri Sekolah Kerajinan Tangan Putri di Koto Gadang tahun 1914. Sekolah ini melahirkan banyak pengusaha bordir dan perajin tenun perempuan. Pada 9 November 2019, Presiden Joko Widodo menganugerahi Rohana Kudus gelar Pahlawan Nasional Indonesia* atas jasanya di bidang pers dan pemberdayaan perempuan.

Hingga sekarang, semangat Rohana Kudus masih hidup. Gedung RRI Bukit Tinggi memakai namanya, dan setiap 20 Desember di peringati sebagai Hari Ibu oleh Perempuan Minangkabau. Rohana membuktikan bahwa pena perempuan bisa sekuat senjata untuk mengubah bangsa (MM#).

Berita Terkait

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit
RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGERI JAMBI
KALIMANTAN TENGAH DISELIMUTI KABUT ASAP, KUALITAS UDARA MASUK LEVEL BERBAHAYA
GARUDA PERTIWI MUDA MENGAMUK! INDONESIA LOLOS KE PIALA ASIA U-17 PUTRI USAI BANTAI SINGAPURA 5-0
TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA
PRESIDEN PRABOWO LUNCURKAN HILIRISASI Rp 180 TRILIUN
ILMUAN BELGIA RAIH PENGHARGAAN NOBEL FISIKA 2026
KADIN DORONG UMKM MANFAATKAN PELUANG PERANG TARIF AS-KANADA
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:57 WIB

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:27 WIB

RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGERI JAMBI

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:59 WIB

KALIMANTAN TENGAH DISELIMUTI KABUT ASAP, KUALITAS UDARA MASUK LEVEL BERBAHAYA

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:51 WIB

GARUDA PERTIWI MUDA MENGAMUK! INDONESIA LOLOS KE PIALA ASIA U-17 PUTRI USAI BANTAI SINGAPURA 5-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA

Berita Terbaru

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Internasional

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Senin, 19 Okt 2026 - 07:37 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB (Foto: Lequotidien)

Internasional

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:38 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT (Foto:detik)

Internasional

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:10 WIB