Qixiobuzz.com – NEW DELHI. Jika membicarakan India, satu nama pakaian yang langsung terlintas adalah *Sari*. Lebih dari sekadar kain, Sari adalah simbol budaya, identitas, dan keanggunan wanita India yang telah ada selama lebih dari 5.000 tahun. Hingga 2026, Sari tetap menjadi busana utama dalam pernikahan, festival, hingga acara kenegaraan.
Sejarah dan Makna Sari
Kata “Sari” berasal dari bahasa Sanskerta _sati_ yang berarti “sepotong kain”. Bukti lukisan Sari tertua ditemukan di peradaban Lembah Indus sekitar 3000 SM. Awalnya Sari dipakai untuk melindungi tubuh dari cuaca panas sekaligus menunjukkan status sosial. Setiap lipatan dan warna pada Sari memiliki makna. Merah untuk pengantin, putih untuk berkabung, kuning untuk festival, dan emas untuk kemewahan.
Ciri Khas: Satu Kain Sepanjang 5 – 9 Meter
Yang membuat Sari unik adalah cara memakainya. Sari adalah selembar kain panjang 5 sampai 9 meter dengan lebar sekitar 1,2 meter yang dililitkan ke tubuh tanpa jahitan. Bagian dalam biasanya dipadukan dengan _choli_ atau blus dan _petticoat_ atau rok dalam. Ada lebih dari 80 cara melilit Sari di seluruh India. Yang paling populer adalah gaya *Nivi* dari Andhra Pradesh yang terlihat modern dan rapi.
Ragam Jenis Sari dari Berbagai Daerah
Setiap negara bagian di India punya Sari khasnya sendiri. Beberapa yang paling terkenal:
– Banarasi Sari: Dari Varanasi, terkenal dengan bordir benang emas dan sering dipakai pengantin
– Kanjeevaram Sari: Dari Tamil Nadu, terbuat dari sutra berat dengan warna kontras yang kuat
– Bandhani Sari: Dari Gujarat dan Rajasthan, bermotif titik-titik hasil teknik ikat celup
– Chikankari Sari*: Dari Lucknow, bordir tangan yang halus dan elegan
– Pochampally Ikat: Dari Telangana, motif geometris hasil tenun tradisional
Sari di Era Modern
Di era modern, Sari tidak hanya dipakai ibu-ibu di desa. Selebriti Bollywood, politisi, hingga desainer dunia menjadikan Sari sebagai busana haute couture. Kini muncul inovasi *Sari gown, pre-stitched Sari, dan Sari pants agar lebih praktis untuk wanita urban. Meski begitu, cara melilit tradisional tetap dijaga karena dianggap sebagai seni.
Sari sebagai Warisan Budaya Dunia
Bagi masyarakat India, Sari adalah warisan yang diwariskan dari ibu ke anak perempuan. UNESCO bahkan mengakui beberapa teknik tenun Sari sebagai Warisan Budaya Takbenda. Sari membuktikan bahwa tradisi bisa tetap relevan. Anggun, sederhana, tapi bisa dipakai untuk pesta, kantor, maupun upacara adat.(MM#).










