Ekonomi Sulit, Angka Cerai di Garut Jawa barat meledak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonomi Sulit, Angka Cerai di Garut Jawa barat meledak (foto: facebook)

Ekonomi Sulit, Angka Cerai di Garut Jawa barat meledak (foto: facebook)

Qixiobuzz.com – Kabupaten Garut Jawa Barat tengah disoroti karena tingginya angka perceraian. Data dari Pengadilan Agama Garut mencatat jumlah perkara cerai yang masuk sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026 sudah menembus lebih dari 5000 kasus. Kondisi ini membuat banyak pihak menyebut Garut sedang dalam kondisi “darurat cerai”

Dari total ribuan kasus tersebut, mayoritas diajukan oleh pihak istri melalui gugatan cerai. Cerai talak dari pihak suami jumlahnya lebih sedikit. Usia pasangan yang paling banyak bercerai berada di rentang 25-40 tahun dan sudah memiliki anak. Lamanya pernikahan rata-rata 1-5 tahun. Ketua pengadilan Agama Garut menyebut faktor ekonomi menjadi penyebab utama. Tekanan kebutuhan hidup. PHK, usaha seret, dan sulitnya mencari pekerjaan membuat konflik rumah tangga meningkat. Faktor lain yang menyusul adalah perselingkuhan, pernikahan dini, dan kurangnya komunikasi. “ Ketika dapur tidak mengepul, keributan kecil bisa jadi besar,” ujarnya.

Baca Juga :  PM Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul Kunjungi Indonesia

Pemerintah Kabupaten Garut bersama kemenag dan penyulu sudah bergerak. Program bimbingan pranikah, konseling keluarga, dan pemberdayaan ekonomi perempuan gencar dilakukan. Beberapa desa juga membentuk “ Sekolah Keluarga” untuk membekali pasangan baru agar lebih siap menghadapi masalah ekonomi dan komunikasi.

Baca Juga :  Breaking News! Banjir Bandang Terjang Danau Kerinci Barat, Rumah Warga Terendam

Para ahli sosiologi mengingatkan, angka 5000 ini harus jadi alarm bersama . Selain bantuan hukum, masyarakat butuh penguatan ekonomi dan edukasi. Dengan ekonomi  keluarga yang stabil dan komunikasi yang baik, diharapkan angka perceraian di Garut bisa ditekan. Keluarga yang kuat adalah pondasi daerah yang kuat.( MM# )

Berita Terkait

Busana Tradisional Merupakan Cerminan Identitas Suatu Bangsa
Setiap Tanggal 17 Agustus Indonesia Memperingati Hari Kemerdekaan
11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional
Loetoeng Kasaroeng 1926: Film Pertama di Indonesia
Sejarah Naskah Incung atau Tambo Kerinci: Kitab Pusaka Penjaga Adat Suku Kerinci
Sejarah Berdirinya RRI Jambi: Dari Radio Jambi 1957 Hingga Gedung Telanaipura 1974
Lukisan Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia Bukti Peradaban Nusantara Kuno
Presiden Prabowo Temui 150 Periset BRIN di Istana Negara, Dorong Riset untuk Kemandirian Bangsa.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Busana Tradisional Merupakan Cerminan Identitas Suatu Bangsa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Setiap Tanggal 17 Agustus Indonesia Memperingati Hari Kemerdekaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:58 WIB

11 September: Hari Lahirnya RRI atau Hari Radio Nasional

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Loetoeng Kasaroeng 1926: Film Pertama di Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sejarah Naskah Incung atau Tambo Kerinci: Kitab Pusaka Penjaga Adat Suku Kerinci

Berita Terbaru

Kimono: Pakaian Khas Jepang  masih terjaga sampai sekarang(Foto:SukiDesu)

Internasional

Kimono: Pakaian Khas Jepang masih terjaga sampai sekarang

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:09 WIB