Yayasan Raden Hamzah Putra Pangeran Ojoet dan Suku Anak Dalam Resmi Teken Perjanjian di hadapan Notaris

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Raden Hamzah Putra Pangeran Ojoet dan  Suku Anak Dalam Resmi Teken Perjanjian di hadapan Notaris
(Foto: Dok. mahmud)

Yayasan Raden Hamzah Putra Pangeran Ojoet dan Suku Anak Dalam Resmi Teken Perjanjian di hadapan Notaris (Foto: Dok. mahmud)

Qixiobuzz.com, JAMBI –  Penandatanganan perjanjian antara *Ketua Yayasan Raden Hamzah Putra Pangeran Ojoet, Ratumas Arlena Ayu dengan .Temenggung Yusup perwakilan Suku Anak Dalam, di hadapan Notaris menjadi langkah nyata dalam melindungi. Hak Hukum Adat Suku Anak Dalam.  Kerja sama ini untuk mewujudkan program 1 Temenggung, 1 desa adat, sebagai percontohan di Provinsi Jambi.

Ratumas Arlena Ayu menegaskan bahwa perjanjian ini bukan hanya bersifat administratif. Melalui payung hukum yang sah, hak-hak masyarakat adat atas wilayah, budaya, dan kelembagaan adat, bisa lebih di akui dan di lindungi negara. “Kami ingin memastikan Suku Anak Dalam memiliki kepastian hukum adat agar tidak terpinggirkan dalam pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Komodo, Ikon Satwa Purba Indonesia yang Mendunia

Temenggung Yusup menyambut  baik inisiatif tersebut. Menurutnya,” konsep 1 Temenggung 1 desa adat, penting agar setiap komunitas Suku Anak Dalam memiliki pemimpin adat yang di akui, wilayah adat yang jelas, serta aturan adat yang di jalankan. Hal ini di harapkan dapat memperkuat identitas dan kemandirian Suku Anak Dalam di tengah perubahan zaman.” Kami ingin, anak cucu kami tetap bisa hidup selaras dengan hutan, tapi juga mendapat akses pendidikan dan kesehatan yang layak”ujar Temenggung yusup.

Penandatanganan dilakukan di hadapan  Notaris,sebagai bentuk komitmen kedua pihak untuk bersinergi dalam pelestarian adat dan pemberdayaan masyarakat Suku Anak Dalam di Jambi.Perjanjian ini menjadi penting dalam upaya menjembatani nilai-nilai leluhur Jambi dengan kebutuhan masyarakat adat saat ini.

Baca Juga :  Vatikan, Negara Paling Terkecil di Dunia Pengarunya Mendunia

Ratumas Arlena Ayu menyampaikan bahwa Yayasan Raden Hamzah memiliki visi untuk menjaga warisan budaya, sejarah, pelestarian hutan dan kearifan lokal yang telah di turunkan sejak masa Pangeran Ojoet. Kerjasama ini di harapkan memperkuat peran yayasan dalam melindungi Suku Anak Dalam. kedua pihak sepakat menjalankan program percontohan di beberapa desa binaan. Program mencakup pemetaan wilayah adat, penguatan kelembagaan Temenggung, pendampingan hukum, serta pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal. Dokumentasi hukum ini juga akan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam mengakui keberadaan masyarakat adat. ( MM# )

 

Berita Terkait

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA
APAKAH SPESIES DINOSAURUS DAN MANUSIA PERNAH HIDUP BERDAMPINGAN DALAM SEJARAH BUMI?
TEMUAN OMBUDSMAN: FASILITAS MEWAH BAK APARTEMEN DI LAPAS KELAS IIA CIBINONG
RAJA DJOSER SANG ARSITEK PERTAMA PIRAMIDA – 2700 SM
SUKU ASLI AUSTRALIA: ANTARA PERAYAAN BUDAYA DAN TANTANGAN DISKRIMINASI
MAJAPAHIT 1405 M – AWAL PERANG SAUDARA PAREGREG
COMMODOUS (180-192 M) – KAISAR GLADIATOR YANG AKHIRI MASA KEEMASAN ROMAWI
BALEG DPR RI MARATHON RDPU RUU REFORMA AGRARIA
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:09 WIB

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA

Jumat, 25 September 2026 - 13:59 WIB

APAKAH SPESIES DINOSAURUS DAN MANUSIA PERNAH HIDUP BERDAMPINGAN DALAM SEJARAH BUMI?

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

RAJA DJOSER SANG ARSITEK PERTAMA PIRAMIDA – 2700 SM

Rabu, 23 September 2026 - 15:32 WIB

SUKU ASLI AUSTRALIA: ANTARA PERAYAAN BUDAYA DAN TANTANGAN DISKRIMINASI

Selasa, 22 September 2026 - 14:30 WIB

MAJAPAHIT 1405 M – AWAL PERANG SAUDARA PAREGREG

Berita Terbaru

PULAU-PULAU INDONESIA: DULUNYA  APAKAH SATU DARATAN( Zona Priangan )

Sejarah

PULAU-PULAU INDONESIA: DULUNYA APAKAH SATU DARATAN?

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:42 WIB

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA(Foto:SINDO News)

Agama

GURUH SOEKARNOPUTRA, SANG SWARA MAHARDIKA TUTUP USIA

Sabtu, 26 Sep 2026 - 15:09 WIB