Qixiobuzz.com – JAMBI. Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dengan panjang sekitar 800 km. Sungai yang melintasi Provinsi Jambi ini bermuara di Selat Berhala dan berhulu di Pegunungan Bukit Barisan, tepatnya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Keberadaannya menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Jambi dari hulu hingga hilir.
Sejak zaman Kerajaan Melayu Jambi dan Sriwijaya, Batanghari sudah menjadi jalur perdagangan dan transportasi utama. Perahu-perahu dagang membawa hasil bumi seperti lada, gambir, dan damar menyusuri sungai ini menuju pelabuhan di muara. Hingga kini, aktivitas masyarakat di bantaran Batanghari masih sangat bergantung pada sungai, mulai dari nelayan, petani, hingga pedagang pasar apung.
Selain fungsi ekonomi, Sungai Batanghari juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Di sepanjang alirannya berdiri situs-situs penting seperti Kompleks Percandian Muaro Jambi yang dulu menjadi pusat pendidikan Buddha. Masyarakat sekitar juga memiliki berbagai tradisi dan ritual yang berkaitan dengan sungai, sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur.
Namun saat ini Sungai Batanghari menghadapi berbagai tantangan. Pencemaran limbah rumah tangga, industri, dan aktivitas pertambangan menjadi ancaman bagi kualitas air. Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat terus berupaya melakukan konservasi, reboisasi di daerah hulu, dan penertiban aktivitas yang merusak ekosistem sungai agar Batanghari tetap lestari.
Dengan segala peran dan sejarahnya, Sungai Batanghari bukan hanya sekadar aliran air. Ia adalah identitas Jambi, sumber kehidupan, dan warisan yang harus dijaga bersama. Pelestarian Batanghari berarti menjaga masa depan masyarakat Jambi dan keberlangsungan budaya yang telah hidup ratusan tahun di tepiannya.jaga bersama kelestarian Sungai Batanghari untuk anak cucu kita. (MM#)










