RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGERI JAMBI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGI JAMBI(Foto: Ilustrasi Tutur Lisan Anak Keturunan Raden Hamzah)

RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGI JAMBI(Foto: Ilustrasi Tutur Lisan Anak Keturunan Raden Hamzah)

Qixiobuzz.com – JAMBI. Jika sejarah hanya mencatat pejuang di satu tempat, maka Raden Hamzah adalah pengecualian. Perjuangan beliau tidak terkotak di satu dusun, tidak berhenti di satu sungai. Sebagai Panglima Perang, pundak beliaulah yang memikul tanggung jawab pertahanan yang sangat luas: dari Huluan, Batanghari, Tembesi, Sarolangun, Merangin, Muaro Teboh,Muaro Bungo hingga batas Kerinci.

Ini adalah sebuah komando wilayah yang sangat besar untuk ukuran Jambi di awal abad ke-20. Beliau bukan hanya pemimpin pasukan, beliau adalah penjaga kedaulatan.

 

Muaro Bungo: Pertempuran Terberat dan Terbesar

Dari semua medan juang itu, Muaro Bungo menjadi titik paling berdarah. Mengapa?

Karena Muaro Bungo adalah jalur strategis, urat nadi pergerakan pasukan Belanda. Siapa yang menguasai Muaro Bungo, dia menguasai akses logistik dari Jambi menuju Sumatera Barat dan Kerinci. Belanda sangat paham itu.

Baca Juga :  PRESIDEN PRABOWO LANTIK DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN, PRATIKNO JADI KETUA

Maka, Belanda mengerahkan kekuatan terbesarnya ke Muaro Bungo. Dan di sinilah Raden Hamzah mempertahankannya mati-matian. Ini bukan perang kecil. Ini adalah pertempuran terbesar yang pernah beliau pimpin – perang parit, perang hutan, perang yang berlangsung berhari-hari tanpa pasokan.

Dalam catatan lisan para tetua, pasukan Raden Hamzah bertahan di garis depan Muaro Bungo dengan persenjataan yang jauh dari seimbang. Belanda dengan senapan modern dan meriam, pasukan Raden Hamzah dengan semangat, dan sumpah untuk tidak mundur selangkah pun dari tanah negeri.

 

Gugur 2 Nopember 1906: Sumpah yang Tertunai

Puncak dari pertahanan itu terjadi pada 2 Nopember 1906. Di Muaro Bungo, Raden Hamzah gugur. Beliau tidak gugur karena lari. Beliau gugur di medan juang, di tengah pertempuran terberat yang beliau pertahankan sendiri hingga nafas terakhir.

Baca Juga :  Suku Tertua di Indonesia: Jejak Peradaban Nusantara yang masih Hidup

Gugurnya beliau di Muaro Bungo adalah bukti, bahwa beliau menepati sumpahnya sebagai panglima: tidak akan meninggalkan tanah yang ia jaga.

 

Makam di Lubuk Mengkuang: Bukti Sejarah yang Hidup

Hari ini, bukti sejarah itu masih bisa kita lihat dan ziarahi. Makam Raden Hamzah yang berada di Dusun Tuo Lubuk Mengkuang bukan sekadar gundukan tanah.

Makam itu adalah prasasti. Ia adalah bukti otentik bahwa perjuangan beliau nyata, bahwa darah beliau tertumpah untuk membela dan mempertahankan tanah negeri Jambi. Bahwa ada seorang panglima yang wilayah juangnya membentang dari Huluan hingga Kerinci, dan memilih mengakhiri pengabdiannya di tanah strategis Muaro Bungo.

Jika kita hari ini bisa berdiri tegak di Bungo, itu karena dahulu ada penjaga kedaulatan mempertahankannya.

Tugas kita sekarang adalah menjaga ceritanya agar tidak ikut terkubur.(MM#)

Berita Terkait

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit
KALIMANTAN TENGAH DISELIMUTI KABUT ASAP, KUALITAS UDARA MASUK LEVEL BERBAHAYA
GARUDA PERTIWI MUDA MENGAMUK! INDONESIA LOLOS KE PIALA ASIA U-17 PUTRI USAI BANTAI SINGAPURA 5-0
TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA
PRESIDEN PRABOWO LUNCURKAN HILIRISASI Rp 180 TRILIUN
ILMUAN BELGIA RAIH PENGHARGAAN NOBEL FISIKA 2026
KOMISI X DPR RI GELAR RDPU TERKAIT TATA KELOLA GURU DALAM RUU SISDIKNAS
KADIN DORONG UMKM MANFAATKAN PELUANG PERANG TARIF AS-KANADA
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:57 WIB

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:27 WIB

RADEN HAMZAH SANG PANGLIMA PERANG DARI NEGERI JAMBI

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:59 WIB

KALIMANTAN TENGAH DISELIMUTI KABUT ASAP, KUALITAS UDARA MASUK LEVEL BERBAHAYA

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:51 WIB

GARUDA PERTIWI MUDA MENGAMUK! INDONESIA LOLOS KE PIALA ASIA U-17 PUTRI USAI BANTAI SINGAPURA 5-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

TERNYATA PERKAKAS KUNCI INGGRIS YANG DIKENAL DI INDONESIA BUKAN DARI INGGRIS MELAINKAN DARI SWEDIA

Berita Terbaru

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Internasional

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Senin, 19 Okt 2026 - 07:37 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB (Foto: Lequotidien)

Internasional

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:38 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT (Foto:detik)

Internasional

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:10 WIB