Qixiobuzz.com – BANYUWANGI.Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Bersenjata Australia atau Australian Defence Force (ADF) resmi menggelar Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Jawa Timur.
Latihan skala besar yang berlangsung pada 12 – 20 Oktober 2026 ini dipusatkan di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dan Pantai Banongan Situbondo. Latihan ini melibatkan 2.235 personel gabungan, terdiri dari 1.235 personel TNI dan sekitar 1.000 personel ADF.
Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi latihan militer luar negeri terbesar bagi Australia sepanjang tahun 2026.
Pamer Kekuatan Tiga Matra
Rangkaian latihan mencakup skenario tempur kompleks modern. Diawali dengan surface insertion dan pengintaian oleh KRI Sultan Iskandar Muda-367, HMAS Choules, HMAS Stalwart, dan HMAS Perth.
Selanjutnya Denjaka Marinir, Satkopaska TNI AL bersama Maritime Tactical Operations (MTO) ADF melaksanakan beach clearance. Operasi didukung Close Air Support (CAS) dari dua pesawat Super Tucano EMB-314 TNI AU dan tiga pesawat PC-21 milik RAAF.
Puncaknya adalah demonstrasi pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Situbondo pada Kamis (15/10), dimana pasukan bergerak menggunakan kapal pendarat dan perahu karet untuk merebut dua sasaran tumpuan pantai.
Tidak hanya tempur konvensional, latihan tahun ini juga menguji kemampuan siber. Di Puslatpur 5 Marinir Baluran, TNI Red Team dan ADF Blue Team menggelar simulasi pertahanan jaringan untuk menghadapi ancaman siber.
Australia dalam latihan ini mengerahkan alutsista canggih termasuk sistem roket HIMARS, howitzer M777, dan pesawat C-130J Hercules. Sementara Indonesia melibatkan korvet kelas Diponegoro, MLRS, helikopter Bell-412, dan helikopter Panther.
Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto menegaskan, latihan ini bukan sekadar unjuk kekuatan.
“Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi momentum meningkatkan profesionalisme prajurit dan interoperabilitas TNI-ADF, serta wujud diplomasi militer Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik,” jelasnya.
Latgabma Keris Woomera sendiri merupakan latihan dua tahunan yang pertama kali digelar pada 2024 sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama pertahanan bilateral yang disepakati Agustus 2024.(MM#).










