INDONESIA DORONG PENGUATAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR STRATEGIS DENGAN JERMAN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INDONESIA DORONG PENGUATAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR STRATEGIS DENGAN JERMAN (Foto;Gerindra)

INDONESIA DORONG PENGUATAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR STRATEGIS DENGAN JERMAN (Foto;Gerindra)

Qixiobuzz.com – Jakarta. Indonesia terus mendorong penguatan kerjasama lintas sektor strategis dengan Jerman, mulai dari investasi, transisi energi, semikonduktor, hingga pendidikan vokasi dan ketenagakerjaan.

Komitmen ini mengemuka dalam dua pertemuan penting tahun ini. Terakhir, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Menteri Federal untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Reem Alabali Radovan di Jakarta, Kamis 20 Agustus 2026.

Dalam pertemuan bertajuk _Indonesia-Germany Economic Partnership: Strengthening Partnership, Investment and Future Cooperation_ itu, kedua negara sepakat mempercepat realisasi pipeline project di sektor energi terbarukan.

“Jerman telah menjadi mitra Indonesia dengan lebih dari 250 perusahaan sudah berbisnis dan beroperasi di Indonesia dengan kumulatif dari tahun 2021–2026 investasinya USD 1,23 miliar,” ujar Menko Airlangga.

Airlangga menyebut, selain energi hijau, penguatan rantai nilai semikonduktor dan pendidikan vokasi menjadi agenda krusial. Jerman dinilai memiliki keunggulan di bidang riset terapan, precision manufacturing, dan sistem vokasi yang menjadi kekuatan utamanya.

Baca Juga :  PEMBALAP MOTOGP MULAI BERDATANGAN JELANG BALAPAN DI MANDALIKA NTB

 

Dari Istana: Prabowo Undang Investasi Jerman

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto juga menerima kunjungan kenegaraan Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, 15 Juni 2026.

Presiden Prabowo secara langsung mengundang Jerman untuk memperluas investasi di empat sektor prioritas: kendaraan listrik, hilirisasi industri, transisi energi, dan industri semikonduktor.

“Indonesia mengundang pihak Jerman untuk memperluas investasi di sektor-sektor penting, termasuk transisi energi, hilirisasi industri, kendaraan listrik, dan pengembangan industri semikonduktor,” kata Prabowo.

Pertemuan ini juga menjadi momentum menjelang 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jerman yang akan diperingati pada 2027 mendatang.

 

Dukung Transisi Energi dan Ekonomi Sirkular

Jerman juga merupakan mitra strategis dalam Just Energy Transition Partnership (JETP) sebagai co-leading International Partners Group bersama Jepang dengan komitmen proyek sebesar USD 21,4 miliar.

Melalui bank pembangunannya KfW, Jerman bahkan telah menggelontorkan 302 juta dolar AS untuk mendukung PLN dalam pembangunan pembangkit listrik terbarukan dan jaringan listrik.

Baca Juga :  Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Aprillia Sapu Bersih Podium 1-2-3-4

Tak hanya energi, kerjasama juga merambah ke ekonomi sirkular dan green jobs. Bappenas bersama GIZ Jerman menargetkan 5,3 juta pekerjaan hijau tercipta pada 2029.

 

Sektor Ketenagakerjaan: 4.000 PMI ke Jerman

Kerjasama lintas sektor juga mencakup penempatan tenaga kerja. Pada Februari 2026, Indonesia dan Jerman menandatangani MoU penempatan sekitar 4.000 Pekerja Migran Indonesia ke sektor strategis Jerman, seperti hospitality, layanan kesehatan, dan ritel modern.MoU ini dinilai sebagai bagian dari diplomasi ekonomi dan penguatan ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global.

 

Percepat IEU-CEPA

Kedua negara juga sepakat mendorong percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang diharapkan bisa ditandatangani tahun ini untuk memperluas akses pasar dan investasi.

Dengan volume perdagangan bilateral yang sudah menyentuh 7 miliar dolar AS, Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra utama Jerman di Asia Tenggara.(MM#)

Berita Terkait

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit
KADIN DORONG UMKM MANFAATKAN PELUANG PERANG TARIF AS-KANADA
SEJAK KAPAN MANUSIA PUNYA PETUNJUK WAKTU SEPANJANG HARI?
KENAPA MEREK GUDANG GARAM ISINYA ROKOK,BUKAN GARAM?
126 KORBAN MASIH HILANG, HARUSKAH PT VIRGO KARYA SHIPPING DITUNTUT?
KAPAL INDUK PERTAMA RI TIBA DI JAKARTA, PERKUAT PENJAGA LAUT NUSANTARA
PRESIDEN PRABOWO RESMIKAN LRT KELAPA GADING – MANGGARAI, TEMPUH HANYA 28 MENIT
Presiden Prabowo Hadiri BRICS Summit di India, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Global
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:57 WIB

TNI dan Militer Australia Unjuk Gigi di Jawa Timur Libatkan 2.200 Prajurit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:11 WIB

KADIN DORONG UMKM MANFAATKAN PELUANG PERANG TARIF AS-KANADA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:11 WIB

SEJAK KAPAN MANUSIA PUNYA PETUNJUK WAKTU SEPANJANG HARI?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:10 WIB

INDONESIA DORONG PENGUATAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR STRATEGIS DENGAN JERMAN

Selasa, 22 September 2026 - 15:44 WIB

KENAPA MEREK GUDANG GARAM ISINYA ROKOK,BUKAN GARAM?

Berita Terbaru

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian (Foto:You Tube)

Internasional

Korsel Lanjutkan Upaya Pulihkan Dialog dengan Korut untuk Perdamaian

Senin, 19 Okt 2026 - 07:37 WIB

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB (Foto: Lequotidien)

Internasional

Macky Sall dari Senegal Menyatakan Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:38 WIB

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT (Foto:detik)

Internasional

AKSI WALK OUT MASSAL SAAT ISRAEL PIDATO SIDANG KTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:10 WIB