Qixiobuzz.com – Para arkeolog menyebut lukisan gua di Sulawesi, Indonesia sebagai salah satu lukisan tertua di dunia. Lukisan dengan usia lebih dari 45.000 tahun ini ditemukan di Gua Leang Tedongnge, Maros, Sulawesi Selatan. Gambarnya berupa lukisan babi rusa yang dibuat menggunakan pigmen oker merah.
Penelitian yang dipublikasikan pada 2021 menunjukkan bahwa lukisan babi rusa tersebut diperkirakan berusia 45.500 tahun. Ini menjadikannya karya seni figuratif tertua yang pernah ditemukan manusia. Sebelumnya, rekor lukisan tertua dipegang oleh lukisan di Gua Chauvet, Prancis, dengan usia sekitar 40.000 tahun. Temuan di Maros ini menggeser pemahaman bahwa seni cadas pertama hanya berkembang di Eropa.
Namun rekor terus berubah. Pada 2024, tim peneliti menemukan lukisan di Gua Karst Leang Karampuang, Maros yang diperkirakan berusia 51.200 tahun. Lukisan itu menggambarkan sosok seperti manusia dan babi. Dengan usia ini, lukisan di Sulawesi Selatan resmi menjadi lukisan tertua di dunia yang diketahui saat ini.
Para ahli menilai temuan ini sangat penting karena membuktikan bahwa manusia di Asia Tenggara, khususnya di Nusantara, sudah memiliki kemampuan berpikir simbolis dan artistik jauh sebelum peradaban besar muncul. Teknik pembuatan dengan pigmen mineral dan goresan tangan menunjukkan tingkat keterampilan tinggi pada masa itu.
Keberadaan lukisan-lukisan purba ini membuat Indonesia menjadi pusat perhatian dunia arkeologi. Pemerintah bersama UNESCO dan peneliti internasional terus menjaga dan meneliti situs-situs gua di Maros dan Pangkep. Lukisan tertua di dunia ini bukan hanya warisan Indonesia, tetapi juga warisan peradaban manusia secara keseluruhan. Ini bukti kalau nenek moyang kita di Nusantara udah jago seni jauh sebelum piramida dibangun.(MM#).










