Qixiobuzz.com – INDONESIA. Kalau kita lihat peta Indonesia hari ini, bentuknya ribuan pulau yang terpisah laut. Tapi tahukah Anda, 20.000 tahun lalu Jawa, Sumatra, dan Kalimantan itu bisa ditempuh jalan kaki?
Jawabannya: YA, PERNAH MENYATU. Indonesia tidak selalu kepulauan.
Secara geologi, Indonesia terbagi jadi 2 daratan purba raksasa:
PAPARAN SUNDA (Sunda Shelf) – Di Barat
Ini adalah daratan super luas seukuran setengah Amerika, sekitar 1,8 juta km².
Yang menyatu di sini adalah:
– Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali
– Semenanjung Malaya
– Laut Jawa, Selat Malaka, dan Laut Cina Selatan yang sekarang adalah daratannya.
Pada Zaman Es terakhir (Pleistosen), es di kutub membeku sangat tebal, sehingga permukaan air laut turun drastis hingga 120-130 meter lebih rendah dari sekarang.
Laut Jawa yang dangkal jadi padang savana luas, dilalui sungai-sungai raksasa purba seperti Sungai Sunda Utara. Gajah, harimau, badak, tapir, dan manusia purba bebas bermigrasi dari Asia ke Jawa tanpa naik perahu.
PAPARAN SAHUL (Sahul Shelf) – Di Timur
Di timur, ada daratan lain yang menyatukan:
– Papua, Australia, Kepulauan Aru
– Yang memisahkan sekarang adalah Laut Arafuru dan Laut Timor.
LALU KENAPA JADI PISAH?
Sekitar 18.000 tahun lalu, Zaman Es berakhir. Es mencair, air laut naik perlahan-lahan selama ribuan tahun dan menenggelamkan dataran rendah Sundaland. Yang tinggi tetap jadi pulau, yang rendah jadi laut.
Ini bukan tenggelam dalam sehari, tapi banjir besar yang berlangsung ribuan tahun. Inilah yang mungkin jadi asal muasal legenda banjir besar di berbagai suku di Nusantara.
BUKTINYA APA?
Bukan dongeng, ini bukti sains:
- Kesamaan Fauna: Hewan di Sumatra, Jawa, Kalimantan mirip dengan hewan Asia (gajah, harimau). Sedangkan hewan Papua mirip Australia (kanguru, kasuari). Karena dulu memang satu daratan.
- Garis Wallace & Weber: Di tengah Indonesia ada garis imajiner yang memisahkan fauna Asia dan Australia. Garis Wallace di antara Bali-Lombok dan Kalimantan-Sulawesi. Ini terjadi karena meski laut turun, ada selat dalam di Wallacea (Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku) yang tidak pernah kering, jadi hewan Asia tidak bisa menyeberang ke timur.
- Dasar Laut Dangkal: Laut Jawa kedalamannya hanya 40-50 meter. Bandingkan dengan Selat Lombok yang kedalamannya 1.300 meter. Jelas Laut Jawa dulunya daratan.(MM#).










