Qixiobuzz.com – VLADIVOSTOK. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri *Eastern Economic Forum / EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada 1–4 September 2026* sebagai salah satu tamu utama forum ekonomi tahunan tersebut.
Kepastian kehadiran Presiden Prabowo disampaikan langsung oleh Penasihat Kebijakan Luar Negeri Kremlin, Yury Ushakov, pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Pada kesempatan kali ini, Presiden Indonesia Bapak Subianto akan menjadi tamu utama dalam Eastern Economic Forum ke-11,” ujar Ushakov.
Agenda Utama di EEF 2026
Forum tahun ini mengusung tema “Far East: Development for the Benefit of the People” atau “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat”
Presiden Putin dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Distrik Federal Timur Jauh pada 2–3 September untuk membuka rangkaian EEF.
Puncaknya, sesi pleno akan digelar pada 3 September 2026*. Dalam sesi tersebut Putin akan hadir bersama sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden Prabowo. Pemimpin lain yang juga dijadwalkan hadir antara lain Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw, dan Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang.
Pertemuan Bilateral Prabowo – Putin
Di sela-sela forum, Presiden Prabowo juga diagendakan menggelar pertemuan bilateral* dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 3 September 2026. 86cd
Pertemuan akan berlangsung dalam format *”sarapan bisnis”* sesaat sebelum sesi pleno dimulai. Menurut Kremlin, format ini dimanfaatkan untuk membahas kerja sama bilateral secara lebih mendalam.
Ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Rusia. Sebelumnya, Prabowo telah dua kali ke Moskow dan sekali ke Saint Petersburg.
Fokus Kerja Sama Indonesia – Rusia
Kehadiran Prabowo sebagai tamu utama menunjukkan perhatian Rusia terhadap penguatan hubungan dengan Indonesia, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi
EEF 2026 juga untuk pertama kalinya mendedikasikan satu hari khusus membahas UKM dan transformasi digital*, termasuk adopsi AI dan otomatisasi untuk mendorong produktivitas.
Dubes Rusia untuk Indonesia sebelumnya juga memberi sinyal akan ada sejumlah kesepakatan antara Indonesia dan Rusia yang berpotensi ditandatangani pada awal September.
EEF merupakan forum ekonomi tahunan Rusia yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan investor untuk membahas kerja sama pembangunan di kawasan Timur Jauh. (MM#)










