Qixiobuzz.com – FACATATIVÁ. Kota Facatativá, Cundinamarca, Kolombia, saat ini dilanda kekeringan parah yang berdampak luas pada kehidupan warga. Minimnya curah hujan selama beberapa bulan terakhir membuat sumber air utama menyusut drastis.
Badan Pengelola Bencana setempat melaporkan bahwa debit air di waduk dan sungai yang menjadi pasokan utama kota turun hingga di bawah 40% dari kapasitas normal. Akibatnya, ribuan rumah tangga mulai mengalami pemadaman air bergilir sejak 2 minggu terakhir.
Dampak yang dirasakan warga:
– Air bersih terbatas: Distribusi air hanya dilakukan 3-4 jam per hari di beberapa kecamatan
– Pertanian merugi: Lahan jagung dan sayuran milik petani mengering, gagal panen
– Kesehatan: Rumah sakit melaporkan peningkatan kasus infeksi kulit dan dehidrasi
Wali Kota Facatativá telah menetapkan status siaga darurat dan mengimbau warga untuk menghemat air. Pemerintah kota bersama Palang Merah juga mendirikan titik-titik distribusi air bersih gratis di 12 lokasi.
“Kami minta warga menampung air saat distribusi dan tidak menggunakannya untuk menyiram atau mencuci kendaraan,” ujar juru bicara pemerintah kota dalam konferensi pers, Jumat (4/9/2026).
BMKG setempat memprediksi hujan baru akan turun signifikan dalam 3-4 minggu ke depan. Sementara itu, tim tanggap darurat terus memantau kondisi dan menyiapkan bantuan tambahan jika krisis semakin parah.
Warga diminta segera melapor ke posko jika mengalami kesulitan air bersih.(MM#)










