FINANSIAL- Perkembangan ekonomi digital di Indonesia terus membuka peluang besar bagi pelaku usaha online. Ribuan seller marketplace, reseller, dropshipper, hingga pemilik brand lokal kini mampu membangun bisnis hanya melalui smartphone dan internet.
Namun, pertumbuhan usaha digital sering kali terkendala modal. Banyak pelaku usaha membutuhkan tambahan dana untuk meningkatkan stok barang, memperluas pemasaran, mempercepat pengiriman, hingga menambah variasi produk yang dijual.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri kembali menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis online dengan bunga ringan dan plafon pinjaman yang cukup besar.
Program ini menjadi salah satu solusi pembiayaan yang paling diminati karena menawarkan bunga rendah dibandingkan pinjaman komersial biasa. Selain itu, beberapa jenis KUR juga tidak mewajibkan agunan tambahan sehingga lebih mudah diakses oleh pelaku UMKM digital.
Bisnis Online Kini Berpeluang Lebih Besar Mendapatkan KUR
Transformasi digital yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir membuat pemerintah dan perbankan semakin mengakui bisnis online sebagai sektor usaha produktif.
Seller yang aktif berjualan di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, maupun TikTok Shop kini memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses permodalan.
Bahkan, data transaksi digital yang tercatat secara otomatis justru menjadi nilai tambah saat proses analisis kredit berlangsung. Bank dapat melihat performa usaha melalui riwayat penjualan, omzet, dan aktivitas transaksi yang dilakukan secara rutin.
Karena itu, pelaku usaha online yang memiliki catatan penjualan stabil berpotensi mendapatkan peluang persetujuan kredit yang lebih baik.
Pentingnya NIB untuk Pengajuan KUR Mandiri 2026
Salah satu syarat yang semakin mendapat perhatian adalah kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Seiring penguatan regulasi perdagangan digital melalui Permendag Nomor 19 Tahun 2026, NIB menjadi identitas resmi yang menunjukkan legalitas usaha.
Selain membantu proses verifikasi marketplace, NIB juga berfungsi sebagai bukti bahwa bisnis yang dijalankan benar-benar aktif dan produktif.
Oleh sebab itu, pelaku bisnis online yang belum memiliki NIB sebaiknya segera melakukan pendaftaran melalui sistem OSS agar proses pengajuan kredit berjalan lebih lancar.
Jenis KUR Mandiri yang Cocok untuk Bisnis Online
Bank Mandiri menyediakan beberapa pilihan KUR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha.
1. KUR Super Mikro
KUR Super Mikro menjadi pilihan terbaik bagi pelaku usaha pemula yang baru memulai bisnis online.
Fasilitas ini menawarkan plafon pinjaman hingga Rp10 juta dengan bunga sekitar 3 persen efektif per tahun.
Program tersebut cocok untuk:
- Reseller online
- Dropshipper pemula
- Penjual produk rumahan
- Pelaku usaha skala mikro
Dana pinjaman dapat digunakan untuk menambah stok produk, membeli perlengkapan usaha, maupun meningkatkan promosi digital.
2. KUR Mikro
KUR Mikro menjadi produk yang paling banyak diminati pelaku UMKM digital.
Plafon pinjaman tersedia mulai di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga sekitar 6 persen per tahun untuk pengajuan pertama.
Keunggulan utama produk ini adalah tidak memerlukan agunan tambahan.
Karena itu, seller marketplace yang memiliki omzet stabil sering memilih jenis pembiayaan ini untuk memperbesar kapasitas usaha.
3. KUR Kecil
Bagi pemilik bisnis online yang telah berkembang, KUR Kecil menawarkan plafon hingga Rp500 juta.
Dana tersebut dapat digunakan untuk:
- Menambah gudang penyimpanan
- Membeli kendaraan operasional
- Menambah stok dalam jumlah besar
- Memperluas jaringan distribusi
- Meningkatkan kapasitas produksi
Namun, pemohon wajib menyediakan agunan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Syarat KUR Mandiri 2026 untuk Pelaku Bisnis Online
Agar pengajuan berjalan lancar, pemohon harus memenuhi beberapa persyaratan berikut.
Memiliki Legalitas Usaha
Pemohon wajib memiliki:
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Surat Keterangan Usaha (SKU)
Dokumen tersebut menjadi bukti bahwa usaha yang dijalankan benar-benar aktif dan produktif.
Usaha Berjalan Minimal 6 Bulan
Bank biasanya meminta bukti bahwa usaha telah berjalan secara aktif setidaknya selama enam bulan.
Bagi pelaku usaha baru, beberapa program pendampingan kewirausahaan dapat menjadi alternatif untuk memenuhi ketentuan tersebut.
Menyiapkan Bukti Transaksi Digital
Seller marketplace perlu menyiapkan:
- Laporan penjualan Shopee
- Dashboard Tokopedia
- Data TikTok Shop
- Rekening koran
- Mutasi rekening tiga bulan terakhir
Dokumen tersebut membantu analis kredit menilai kesehatan usaha yang dijalankan.
Melengkapi Dokumen Pribadi
Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:
- KTP elektronik
- Kartu Keluarga
- NPWP
- Akta nikah atau akta cerai (jika diperlukan)
NPWP biasanya menjadi syarat wajib untuk pinjaman dengan nominal tertentu.
Memiliki Riwayat Kredit yang Baik
Bank akan memeriksa riwayat kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Nasabah yang memiliki catatan pembayaran lancar akan memperoleh peluang lebih besar untuk mendapatkan persetujuan kredit.
Cara Mengajukan KUR Mandiri untuk Seller Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop
Proses pengajuan KUR Mandiri relatif mudah jika seluruh dokumen telah lengkap.
Siapkan Seluruh Berkas
Pastikan semua dokumen identitas dan bukti usaha telah tersedia sebelum datang ke bank.
Datangi Kantor Cabang Bank Mandiri
Pemohon dapat mengunjungi kantor cabang terdekat sesuai domisili.
Petugas akan membantu proses registrasi dan pemeriksaan awal dokumen.
Ikuti Wawancara dan Verifikasi
Bank akan melakukan wawancara untuk mengetahui kondisi usaha, tujuan penggunaan dana, serta kemampuan pembayaran cicilan.
Proses Survei Usaha
Petugas lapangan biasanya melakukan survei ke lokasi operasional usaha.
Untuk bisnis online, survei dapat mencakup:
- Rumah tempat usaha berjalan
- Gudang penyimpanan barang
- Lokasi packing produk
- Verifikasi toko online
Semakin jelas aktivitas usaha yang ditunjukkan, semakin baik hasil penilaian yang diperoleh.
Tanda Tangan Akad dan Pencairan Dana
Setelah seluruh proses selesai dan pengajuan disetujui, nasabah akan menandatangani akad kredit.
Dana kemudian masuk ke rekening Bank Mandiri milik pemohon sesuai plafon yang disetujui.
Mengapa KUR Mandiri Menjadi Pilihan Seller Marketplace?
Banyak pelaku usaha online memilih KUR Mandiri karena menawarkan berbagai keuntungan.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Bunga lebih rendah dibanding kredit komersial
- Proses pengajuan relatif mudah
- Tersedia plafon hingga Rp500 juta
- Mendukung pengembangan UMKM digital
- Cocok untuk seller marketplace dan bisnis online
Selain itu, dana pinjaman dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan produktif yang membantu meningkatkan omzet usaha.
Strategi Agar Pengajuan KUR Cepat Disetujui
Pelaku usaha online dapat meningkatkan peluang persetujuan dengan menerapkan beberapa strategi berikut:
- Pastikan omzet tercatat secara konsisten
- Pisahkan rekening pribadi dan rekening usaha
- Lengkapi legalitas usaha
- Hindari tunggakan kredit
- Simpan laporan penjualan marketplace secara rutin
- Gunakan alamat usaha yang jelas
FAQ
Apakah seller Shopee bisa mengajukan KUR Mandiri?
Bisa. Seller Shopee yang memiliki usaha aktif dan memenuhi syarat administrasi dapat mengajukan KUR Mandiri.
Apakah bisnis online wajib memiliki toko fisik?
Tidak. Bank dapat melakukan survei ke rumah, gudang, atau lokasi operasional usaha.
Apakah KUR Mandiri tanpa jaminan?
KUR Mikro hingga Rp100 juta umumnya tidak memerlukan agunan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Berapa bunga KUR Mandiri 2026?
Bunga KUR bervariasi tergantung jenis pinjaman, mulai sekitar 3 persen hingga 6 persen per tahun.
Apakah dropshipper bisa mengajukan KUR?
Bisa. Selama usaha aktif dan memiliki bukti transaksi yang memadai, dropshipper dapat mengajukan pembiayaan KUR.
Berapa lama proses pencairan KUR Mandiri?
Waktu pencairan berbeda pada setiap cabang dan bergantung pada kelengkapan dokumen serta hasil analisis kredit.
Kesimpulan
KUR Mandiri 2026 menjadi salah satu solusi pembiayaan terbaik bagi pelaku bisnis online yang ingin mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Program ini menawarkan bunga rendah, plafon hingga Rp500 juta, serta proses pengajuan yang semakin ramah bagi UMKM digital.
Seller Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, reseller, maupun dropshipper memiliki peluang yang sama untuk memperoleh modal usaha selama mampu menunjukkan legalitas usaha, riwayat transaksi yang sehat, dan kemampuan menjalankan bisnis secara produktif.
Dengan memanfaatkan KUR secara tepat, pelaku usaha online dapat meningkatkan kapasitas bisnis, memperbesar omzet, dan memperkuat daya saing di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang semakin pesat.(*)









