Qixiobuzz.com – JAKARTA. Masjid Istiqlal berdiri megah di jantung ibu kota sebagai simbol kerukunan dan kebesaran Islam di Indonesia. Dengan kapasitas menampung hingga 200.000 jamaah, masjid ini dinobatkan sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara dan menjadi kebanggaan umat Islam Indonesia.
Peletakan Batu Pertama 24 Agustus 1961
Pembangunan Masjid Istiqlal dimulai pada 24 Agustus 1961. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Presiden Soekarno sebagai presiden pertama Republik Indonesia. Nama “Istiqlal” yang berarti “kemerdekaan” dipilih untuk mengenang perjuangan bangsa merebut kemerdekaan dari penjajahan. Proses pembangunan memakan waktu cukup panjang dan baru diresmikan pada 22 Februari 1978 oleh Presiden Soeharto.
Desain oleh Friedrich Silaban, Arsitek Lintas Iman
Yang menarik, desain Masjid Istiqlal dibuat oleh *Friedrich Silaban, seorang arsitek asal Huria Kristen Batak Protestan atau HKBP. Friedrich Silaban adalah anak dari seorang pendeta Lutheran. Kemenangannya dalam sayembara desain masjid nasional tahun 1954 membuktikan bahwa semangat kebangsaan dan toleransi sudah hidup sejak awal kemerdekaan. Karyanya memadukan konsep modern, sederhana, dan megah tanpa ornamen berlebihan.
Kapasitas 200.000 Jamaah, Terbesar di Asia Tenggara
Masjid Istiqlal memiliki luas bangunan sekitar 9,5 hektar. Di dalam kubah utamanya yang berdiameter 45 meter, jamaah bisa salat berjamaah dalam jumlah besar. Pada momen-momen besar seperti Salat Id dan Nuzul Quran, masjid ini mampu menampung 200.000 jamaah yang memadati ruang utama, serambi, hingga halaman. Tidak ada masjid lain di Asia Tenggara dengan kapasitas sebesar ini.
Simbol Toleransi dan Kebangsaan
Keberadaan Friedrich Silaban sebagai perancang menjadi bukti nyata Bhinneka Tunggal Ika. Seorang arsitek beragama Kristen dipercaya merancang masjid terbesar umat Islam. Hal ini sering disebut Presiden Soekarno sebagai wujud persatuan bangsa. Hingga kini, Istiqlal tidak hanya jadi pusat ibadah, tetapi juga pusat dialog antar umat beragama dan wisata religi internasional.
Kini, Masjid Istiqlal* terus direnovasi dan dilengkapi fasilitas modern agar nyaman bagi jamaah. Keberadaannya mengingatkan kita bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun di atas kerja sama semua anak bangsa, lintas agama, suku, dan golongan.(MM#).










