Asap Karhutla Indonesia Diprotes Negara Tetangga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 19:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asap Karhutla Indonesia Diprotes Negara Tetangga(Foto: Strategi)

Asap Karhutla Indonesia Diprotes Negara Tetangga(Foto: Strategi)

Qixiobuzz.com – JAKARTA. Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Sejumlah negara tetangga menyampaikan protes resmi karena kualitas udara di wilayah mereka terdampak parah akibat asap yang terbawa angin.

Menurut pantauan BMKG, titik panas terbanyak masih terdeteksi di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Arah angin barat daya menyebabkan asap menyebar ke Singapura, Malaysia, hingga Thailand Selatan sejak sepekan terakhir.

Protes Resmi Dilayangkan

  1. Singapura: Kementerian Lingkungan Singapura menyebut Indeks Standar Polutan (PSI) di beberapa wilayah masuk kategori “Tidak Sehat”. Pemerintah Singapura meminta Indonesia segera mengambil tindakan tegas.
  2. Malaysia: Perdana Menteri Malaysia menyatakan keprihatinan karena sekolah di Johor dan Melaka terpaksa meliburkan kegiatan luar ruangan. Nota diplomatik telah dikirim ke Jakarta.
  3. Thailand: Otoritas Thailand Selatan melaporkan penurunan jarak pandang dan peningkatan pasien ISPA di rumah sakit.
Baca Juga :  Pers Pertama di Indonesia Courant Dimulai dari Padang Tahun 1859

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI menanggapi bahwa pemerintah “sedang berupaya maksimal” memadamkan api dan menindak pelaku pembakaran lahan. Tim gabungan TNI-Polri, BPBD, dan Manggala Agni dikerahkan ke titik-titik api.

Dampak yang Dirasakan

– Kesehatan: Peningkatan kasus ISPA, iritasi mata, dan asma di wilayah terdampak asap

Baca Juga :  Lukisan Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia Bukti Peradaban Nusantara Kuno

– Transportasi: Beberapa penerbangan di Batam dan Pekanbaru mengalami keterlambatan karena jarak pandang rendah

– Ekonomi: Sektor pariwisata di Kepulauan Riau dan Malaysia bagian selatan turun karena wisatawan membatalkan perjalanan

Ahli lingkungan dari WALHI menyebut penyebab utama masih pembukaan lahan untuk perkebunan dengan cara bakar. “Kalau tidak ada penegakan hukum yang konsisten, ini akan terulang tiap tahun,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Indonesia dan negara ASEAN masih menggelar pertemuan darurat untuk membahas penanganan Karhutla lintas negara.(MM#)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Keracunan MBG di Sidoarjo Akibat Pelanggaran SOP
Erupsi Gunung Sinabung Karo, Sumut Ganggu Penerbangan di Bandara Kualanamu
Destry Damayanti Resmi Ditetapkan DPR Sebagai Gubernur BI Periode 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmat 2026-2031
Cara Ubah Desil DTKS Secara Online
Karhutla di Berbagai Daerah Jadi Ancaman, BNPB Imbau Masyarakat Waspada
PEMERIKSAAN MCU ITU PERLU
Presiden Tinjau Posko Pengungsian Korban Gempa di NTT, Pastikan Bantuan Tersalurkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono: Keracunan MBG di Sidoarjo Akibat Pelanggaran SOP

Rabu, 2 September 2026 - 08:04 WIB

Erupsi Gunung Sinabung Karo, Sumut Ganggu Penerbangan di Bandara Kualanamu

Selasa, 1 September 2026 - 09:42 WIB

Destry Damayanti Resmi Ditetapkan DPR Sebagai Gubernur BI Periode 2026-2031

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:25 WIB

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmat 2026-2031

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Cara Ubah Desil DTKS Secara Online

Berita Terbaru